Rabu, 27 Mei 2026

Akibat Pernyataan Menteri Ini, Rocky Gerung Ungkap Dirinya Bukan Pancasilais

Rocky Gerung mengaku bukan seorang yang pancasilais, pemicunya karena pernyataan seorang Menteri yang menurutnya tidak pancasilais.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Youtube Indonesia Lawyers Club
Rocky Gerung dalam tayang Indonesia Lawyer Club (ILC) bertajuk 'Maju Mundur Izin FPI' di TV One pada Selasa (3/12/2019) malam. 

Pernyataan Rocky Gerung dalam tayang Indonesia Lawyer Club (ILC) bertajuk 'Maju Mundur Izin FPI' di TV One pada Selasa (3/12/2019) malam kembali mengejutkan.

Rocky Gerung mengaku bukan seorang yang pancasilais, pemicunya karena pernyataan seorang Menteri yang menurutnya tidak pancasilais..

"Kalau saya bilang, 'saya tidak pancasialais', lalu orang usir saya dari NKRI gitu?. Saya bilang saya bukan pancasilais, bukan anti pancasila," jelas Rocky Gerung.

Izin FPI Tidak Berideologi Pancasila, Rocky Gerung : Negara Yang Berideologi Itu Dua Kali Ngaco

Lebih lanjut, alasan dirinya tidak menganut paham pancasila karena menurutnya pancasila tidak masuk akal.

Tidak masuk akal karena pancasila telah dijadikan ideologi negara.

"Tentu orang perlu tanya, 'mengapa anda tidak pancasilais?' Karena bagi saya tidak masuk akal, pancasila dijadikan ideologi negara gitu," papar Rocky Gerung.

"Negara itu barang abstrak, benda mati pula, yang berideologi itu orang! individu yang punya keyakinan, hidup. Jadi negara yang berideologi itu dua kali ngaco!," jelasnya.

Pernyataan yang disampaikan itu ditegaskannya tidak terkait dengan kepentingan politik.

Sehingga adanya pernyataan soal finalnya ideologi Pancasila menurutnya sangat kacau.

"Saya terangkan ini secara pikiran, bukan dalam rangka politik gitu. Jadi kalau dikatakan tadi bahwa 'ideologi pancasila sudah final', di mana finalnya?," tanya Rocky Gerung.

"Kalau udah final artinya potensial pikiran manusia itu berhenti di akhirat, itu udah di akhirat artinya final itu. Selama kita hidup kita berubah pikiran, per detik," jelasnya.

Dirinya menganalogikan perubahan pikiran lewat perubahan orientasi seksualnya.

Menurutnya, orientasi seksual yang merupakan buah pikiran dapat terjadi setiap saat.

Begitu juga dengan pancasila yang menurutnya juga merupakan buah pikiran.

"Orientasi seksual saya berubah setiap detik, imaji saya tentang Jokowi (berubah) setiap dua detik, pengetahuan saya tentang Habib Rizieq itu berubah setiap detik tuh, apa yang final?," jelas Rocky Gerung.

Granat Asap

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved