Selasa, 14 April 2026

Berita Bogor

Cegah Penyebaran DBD, Pengurus Rahmat Yasin Center Gelar Aksi Bersih Lingkungan

Pengurus Rahmat Yasin Center (RYC) dari 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti

Wartakotalive.com/Adi Kurniawan
Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pengurus Rahmat Yasin Center (RYC) dari 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor, melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti. 

CIBINONG, WARTAKOTALIVE.COM - Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue  (DBD), Pengurus Rahmat Yasin Center (RYC) dari 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti.

Aksi tersebut, dengan membersihkan lingkungan seperti rumput liar, membersihkan genangan air, saluran air  atau got yang tersumbat, membersihkan sampah yang diduga sebagai tempat bersarangnya nyamuk penyebab DBD dan menguburkan sampah di Kantor DPC PPP Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (21/11).

Pengurus RYC dari Seksi Logistik, Hendra mengatakan, aksi bersih mencegah penyebaran nyamuk penyebab DBD dilakukan secara serentak oleh pengurus RYC

"Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit DBD di Cibinong, upaya yang kami lakukan adalah bersama-sama bergotong royong membersihkan lingkungan membasmi jentik sebagai bentuk perlindungan nyamuk dari vaktor penyakit DBD," kata Hendra kepada wartawan.

Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue  (DBD), Pengurus Rahmat Yasin Center (RYC) dari 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor, melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti.
Untuk mencegah terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pengurus Rahmat Yasin Center (RYC) dari 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor, melakukan aksi bersih lingkungan untuk memberantas sarang nyamuk Aides Egypti. (Wartakotalive.com/Adi Kurniawan)

Menurutnya, akibat serangan nyamuk Aides Egypti penyebab DBD, banyak warga yang terkena musibah tersebut.

Sehingga pihaknya sangat peduli dan mengajak masyarakat Kabupaten Bogor agar bisa memperhatikan lingkungannya.

"Kami meminta kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar selalu memperhatikan lingkungannya, untuk mencegah penyakit DBD.

"Ya kalau lingkungannya bersih siapa lagi yang sehat dan bangga," ujarnya.

Antisipasi DBD pada Musim Pancaroba, Ketersediaan Trombosit di Tangsel Dipastikan Aman

Pemkot Bekasi Giatkan Fogging Tekan Angka DBD

Stok Kantong Darah Untuk Para Pasien DBD di Wilayah Tangsel Aman Hingga Akhir Tahun

Seperti diberitakan, Kasi Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kesehatan Kab Bogor Intan Widayanti mengeluarkan seruan kepada masyarakat di Kabupaten Bogor untuk waspada DBD dan Leptospirosis.

Karena sekarang ini memasuki peralihan musim dari musim panas ke musim hujan. (akn)

DBD Kota Bekasi Tembus 610 Kasus Selama Lima Bulan

Sebelumnya Wartakotalive melaporkan, jumlah penderita wabah demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bekasi bergerak dinamis selama lima bulan terakhir.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah.
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Tribunnews)

Namun bila ditotal dari Januari hingga Mei 2019 lalu, jumlah warga yang terserang penyakit ini mencapai 610 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezi Syukrawati merinci pada Januari 2019 lalu jumlah penderita penyakit ini mencapai 75 orang.

Lalu pada Februari angkanya menurun jadi 53 kasus.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved