Bom Medan
Aksi Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Mahfud MD Minta Masyarakat Jangan Nyinyir
Mahfud MD membantah Polri kecolongan, terkait peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.
"Ini jadi pintu masuk untuk mengambil jaringannya," ujarnya.
Ia menjelaskan, pintu masuk ini harus dimanfaatkan oleh kepolisian dengan cepat, seperti halnya menangani kasus penusukan mantan Menko Polhukam Wiranto saat kunjungan kerja di Banten.
"Ini kayak kasus Pak Wiranto, itu kan sudah lama orangnya (diincar), tapi bagaimana cara ngambilnya."
• Kader Partai Nasdem Teriak Oposisi, Surya Paloh: Ngapain? Bodoh Sekali
"Nanti pelanggaran HAM sembarangan diambil. Begitu ada peristiwa diambil seluruhnya sampai 51 orang (ditangkap)," papar Mahfud MD.
"Jadi sama yang di Medan, jaringannya harus dicari, bukan mencari satu korban dan satu yang lari hari ini," sambungnya.
Ia mengklaim pemerintah maupun aparat penegak hukum telah melakukan pencegahan aksi teror.
• Kapolres Donggala Tepis Dugaan Anak Buahnya Saling Tembak, Cuma Ada Sepucuk Senjata di TKP
"Pencegahannya sudah kita lakukan, ada intelijen, informasi. Ini kalau tidak ada pencegahan banyak lagi begini (aksi teror)," beber Mahfud MD.
Ia lantas meminta aparat kepolisian bergerak cepat mencari jaringan pelakunya, agar tidak ada korban kembali.
"Segera tindak hukum, kami sudah mati-matian (lakukan pencegahan) jangan ada korban," ucapnya.
• RIZIEQ Shihab Klaim Dicekal Atas Permintaan Pemerintah Indonesia, Lalu Tunjukkan Dua Dokumen Ini
Sementara terkait aksi teror bom yang kerap ditujukan ke aparat kepolisian, Mahfud MD enggan menduga jika yang diincar yaitu polisi.
"Nanti biar intelijen yang analisis," cetusnya.
Sebelumnya, pelaku peledakan bom bunuh diri yang mengguncang Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said, terlihat dalam rekaman CCTV.
• Bomber Polresta Medan Mahasiswa Berumur 24 Tahun, Pernah Aktif di Organisasi Ini Saat Lajang
Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak seorang pria mengenakan setelan jaket hijau kombinasi hitam, sedang berjalan mengenakan ransel.
Gambar rekaman CCTV ini beredar di grup WhatsApp, hingga akhirnya pria itu meledakkan diri dan terdengar suara ledakan yang cukup keras di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi.
• BREAKING NEWS: Ledakan Diduga Bom Terjadi di Polrestabes Medan
Informasi yang beredar di kalangan jurnalis, pelaku berinisial RMN (24), yang tercatat sebagai warga Jalan Nangka, Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Kota Medan, Sumut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mahfud-md-di-sentul.jpg)