Banyak Anak Buahnya Ditangkap KPK, Jaksa Agung Sebut Seleksi Alam

JAKSA Agung ST Burhanuddin memastikan bakal mendukung proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Banyak Anak Buahnya Ditangkap KPK, Jaksa Agung Sebut Seleksi Alam
TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019). 

JAKSA Agung ST Burhanuddin memastikan bakal mendukung proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk jika ada kasus korupsi yang menjerat anak buahnya.

Burhanuddin menegaskan, proses hukum yang dilakukan KPK memiliki nilai penting untuk menyeleseksi jaksa-jaksa 'nakal'.

"Kalau ada yang kena, ini pendapat pribadi saya, biarlah sebagai seleksi alam yang akan muncul yang terbaik nanti," ucapnya, seusai bertemu pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

BREAKING NEWS: Dua Polisi Tertembak di Kepala, Berawal dari Bersihkan Senjata

KPK telah berulang kali menjerat jaksa.

KPK menciduk jaksa Kejari Yogyakarta yang juga anggota Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D) Eka Safitra.

Lalu, jaksa Kejari Surakarta Satriawan Sulaksono.

Enam Tokoh Ini Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Jokowi, Ada Profesor

Keduanya jadi tersangka kasus dugaan suap terkait lelang Proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta tahun anggaran 2019.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Agustus 2019.

Sebelumnya, KPK menjerat Asisten Pidana Umum Kejati DKI Agus Winoto sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara penipuan investasi yang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Tak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK, Antasari Azhar: Tujuan Mereka yang Mengerjai Saya Tercapai

Burhanuddin mengatakan, kasus-kasus tersebut seharusnya menjadi efek jera bagi jajaran Kejaksaan Agung.

Ia memastikan pihaknya akan melakukan pembinaan agar tidak ada lagi jaksa yang tersandung kasus korupsi.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved