Breaking News:

Kasus Investasi Qnet

Tidak Jatuhkan Sanksi ke PT QNII, Polres Lumajang Periksa APLI Terkait Kasus Investasi Qnet

Tidak Beri Sanksi ke PT QNII, Polres Lumajang Periksa APLI Terkait Kasus Investasi Qnet. Simak selengkapnya

WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Penetapan tersangka baru di kasus Qnet. 

Namun, Qnet tidak pernah diberikan sanksi keras oleh APLI.

Bahkan setela kasus bergulir di Polres Lumajang, ujar Arsal, APLI tidak juga menghentikan status keanggotaan Qnet.

Investor Asing Jual Saham Perbankan, IHSG Ditutup Turun 51,9 Poin

"Hal ini juga akan ditanyakan kepada APLI, apakah mengetahui persoalan ini apa tidak. Karena bisa saja verifikasi yang salah prosedur sehingga berimbas kepada korban masyarakat kecil," ujar Arsal.

Menurut Arsa, terlalu banyak jejak pelanggaran yang ditinggalkan Qnet, namun APLI seolah tidak menciumnya sama sekali.

"Semua ini hanya pihak APLI yang dapat menjawabnya” ujar Arsal.

Klarifikasi APLI

Sementara itu, Ketua APLI, Kany Soemantoro, membenarkan bahwa PT QNII adalah anggota APLI yang telah memiliki izin dari Kementrian Perdagangan, KBLI 47999 yang dulu dikenal dengan SIUPL surat Izin Usaha Penjualan Langsung, dan masih berlaku.

"Adapun penemuan Polres Lumajang terhadap PT Amoeba yang diketahui sebagai support system dari sebagian mitra mitra PT QNII dan bukan bagian dari struktur perusahaan PT QNII, diketahui dari investigasi Polres Lumajang telah menjalankan system penjualan yang bukan system penjualan resmi dari PT QNII yang telah di approve oleh Verifikasi APLI dan kementrian perdagangan," ujar Kany dalam pesan singkatnya kepada Warta Kota, Rabu (6/11/2019).

Untuk itu, ujar Kany, APLI telah meminta PT QNII untuk menindak tegas oknum yang menyalahgunakan sistem PT QNII dan segera membuat klarifikasi ke publik.

"Adapun penemuan polres Lumajang terhadap PT QNII, atas prinsip praduga tak bersalah, kami APLI pun juga melakukan investigasi dan meminta penjelasan dari PT QNII. Kami dari APLI sudah memberikan tenggang waktu untuk penyelesaian kasus ini," kata Kany.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved