Kamis, 14 Mei 2026

Dua Boeing 737 MAX Jatuh, Gaji CEO Boeing Dipotong Hingga Tahun Depan

CEO Boeing, Dennis Muilenburg, tidak akan mendapatkan sebagian besar gaji di tahun 2019 hingga 2020, termasuk saham dan bonus.

Tayang:
adobe
Ilustrasi. T 

Tidak hanya itu, Muilenburg juga tidak akan menerima hibah saham sampai pesawat kembali beroperasi sepenuhnya.

Proses itu tidak hanya mencakup sertifikasi dari otoritas penerbangan di seluruh dunia, tetapi juga pengiriman sekitar 400 pesawat yang tertunda.

Setidaknya, pengiriman pesawat tidak akan selesai hingga akhir 2021.

Soal Boeing 737 Max, IATA: Regulator Sertifikasi Boeing 737 MAX Ada Kesalahan Besar

"Itu program yang panjang. Setidaknya selama satu tahun.Ini tugas yang sulit dan penting. Dan kami yakin dia sanggup melakukannya karena dia adalah aset," kata Calhoun.

Tidak hanya itu, Calhoun mengatakan dewan direksi Boeing juga akan mempertimbangkan dan terus membuat penilaian apakah Muilenberg masih pantas untuk memimpin perusahaan atau sebaliknya.

"Tapi ingat, Dennis tidak menciptakan masalah ini," kata Calhoun.

Muilenburg sendiri diangkat sebagai presiden Boeing pada 2013 dan CEO pada 2015.

Sementara itu, Boeing baru saja menggantikan Kevin McAllister yang pernah menjadi presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes.

McAllister bergabung dengan Boeing pada November 2016.

Saat itu Boeing 737 Max tengah menuju sertifikasi.

Data PDB Indonesia Stabil di Level 5 Persen, Analis Asing Heran: Ini Komentarnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Imbas Kecelakaan Fatal, Gaji CEO Boeing Dipotong hingga 2020

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved