Lalu Lintas

Warga dan Pengemudi Mengeluhkan Pembangunan Flyover Cipendawa yang Mengakibatkan Kemacetan Parah

Arus lalu lintas di perempatan Cipendawa Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Kota Bekasi nampak macet parah.

Warga dan Pengemudi Mengeluhkan Pembangunan Flyover Cipendawa yang Mengakibatkan Kemacetan Parah
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Arus lalu lintas di perempatan Cipendawa Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Kota Bekasi nampak macet parah, Senin (4/11/2019). 

Arus lalu lintas di perempatan Cipendawa, Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Kota Bekasi nampak macet parah.

Pantauan Warta Kota, Senin (4/11/2019), kemacetan karena adanya penyempitan jalan akibat pembangunan proyek flyover Cipendawa.

Jalan yang awalnya memiliki dua lajur, kini hanya menjadi satu arah baik kala menuju Bekasi maupun sebaliknya ke Cileungsi.

Arus lalu lintas di perempatan Cipendawa Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Kota Bekasi nampak macet parah, Senin (4/11/2019).
Arus lalu lintas di perempatan Cipendawa Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Kota Bekasi nampak macet parah, Senin (4/11/2019). (Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri)

Terpantau juga, traffic light di perempatan tersebut tidak berfungsi dan tak ada petugas keamanan yang mengatur sehingga membuat kendaraan saling serobot dan berupaya saling mendahului.

Sesekali, adu klakson juga seringkali terjadi di lokasi perempatan Cipendawa Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang itu.

Ditambah lagi, di lokasi, kerapkali dilintasi kendaraan besar dan volume kendaraan yang tinggi dengan didominasi truk pabrik, dan pemerintah, serta mobil pribadi.

Salah seorang warga bernama Anton (28) mengeluhkan terjadinya kemacetan di dekat rumahnya.

“Macet parah memang setiap hari begini terjadi,” ujar Anton kepada Wartakota saat ditemui di lokasi perempatan Cipendawa Jalan Raya Narogong.

Sindikat Curanmor Taman Sari Menggunakan Senjata Api di Setiap Aksi yang Dilakukan

Menurutnya, akibat kerugian dari kemacetan itu banyak didapat. Selain, meganggu rutinitasnya dalam bekerja pun juga menambah debu di rumahnya.

Anton yang tinggal bersama keluarganya di Jalan Pendawa No 132, RT 05/03 itu berharap pemerintah untuk segera cepat menyelesaikan proyek flyover tersebut.

Halaman
12
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved