Wakil Menteri Agama: Radikalisme, Manipulator, Atau Perusuh Agama Harus Ditolak Ramai-ramai!

PRESIDEN Joko Widodo sempat melontarkan pernyataan ingin mengganti istilah radikalisme dengan manipulator agama.

Wakil Menteri Agama: Radikalisme, Manipulator, Atau Perusuh Agama Harus Ditolak Ramai-ramai!
Tangkapan Layar Youtube @KompasTV
Zainut Tauhid, Politisi PPP, ditunjuk Presiden Jokowi menjadi wamen Agama 

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Amirsyah Tambunan mengatakan, usulan istilah radikalisme diganti manipulator agama kurang tepat.

Terlebih, penggunaan istilah manipulator agama ditujukan bagi orang yang memiliki paham radikal.

"Manipulator agama itu menurut saya kurang tepat digunakan, diksi yang kurang tepat. Kenapa?"

 Jokowi Usul Istilah Radikalisme Diganti dengan Manipulator Agama, Setuju?

"Karena sebenarnya setiap orang beragama itu pasti ingin mencapai kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kerukunan," ujar Amirsyah saat dihubungi, Jumat (1/11/2019).

"Nah, orang yang melakukan manipulasi terhadap agama adalah orang yang tentu punya niat, cara, dan praktik beragama yang tidak baik."

"Itulah sesungguhnya yang harus kita cegah," sambungnya.

 Ini Deretan Artis yang Terima Mobil dan Uang Hasil Korupsi Wawan, Cuci Uang Hingga Rp 579 Miliar

Sementara, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara terkait usulan Jokowi mengubah istilah radikalisme menjadi manipulator agama.

Menurutnya, Komisi III DPR akan berkoordinasi dengan ahli tata bahasa mengenai istilah yang tepat untuk menggambarkan sejumlah aksi radikal di Indonesia.

"Karena kita juga di Komisi III kan lagi coba berkoordinasi dengan ahli bahasanya sebenarnya, apa kata yang tepat."

 Senang Prabowo Masuk Pemerintahan, Kivlan Zen: Saya Dukung Sepenuhnya

"Karena itu kan penjabarannya juga rumit," Kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (1/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved