Kependudukan
Kehabisan Blanko, 80.000 Warga Depok Belum Kantongi e-KTP
Penyebabnya, sudah empat bulan ini blanko KTP elektronik habis, dan belum juga ada kiriman dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penulis: Vini Rizki Amelia |
Masih ada sekitar 80.000 warga Kota Depok yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Mereka sudah terekam di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Depok, namun belum menerima KTP elektronik.
• Kekurangan BLANGKO, Disdukcapil Kabupaten Bekasi Minta Maaf ke Warga Pencetakan e-KTP Lambat
• Stok Blangko E-KTP Minim, Wali Kota Bekasi: Kalau Mendagri Susah, Kita Kirim Uang ke Mendagri
Penyebabnya, sudah empat bulan ini blanko KTP elektronik habis, dan belum juga ada kiriman dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Iya, terkait blangko KTP elektronik (Pemerintah Kota Depok) selalu menjadi bumper," kata Walikota Depok Mohammad Idris di Gedung DPRD Depok, Kota Kembang, Cilodong, Depok, Senin (4/11/2019).
• Penjelasan Pemkot Bekasi Terkait Rencana Pembiayaan Blanko E-KTP Menggunakan Anggaran APBD
• Ini Alasan Bekasi Minta Izin ke Kemendagri Lalukan Pengadaan Blangko e-KTP Sendiri
Idris berharap Kemendagri mampu melebihkan anggaran blangko KTP elektronik, sehingga pemerintah daerah tidak kekurangan blangko.
"Tolong diberikan kesempatan untuk penganggaran di pusat dilebihkan. Penduduk Indonesia luar biasa banyak, kalau bisa jangan dipas-paskan lah anggaran blangko e-KTP," tutur Idris.
• Blanko E-KTP Langka, Pemkot Tangsel Akui Sanggup Cetak Secara Mandiri tapi Butuh Peraturan Pusat
• Kekurangan Blangko, 33.500 Warga Tambun Selatan Belum Kantongi KTP Elektronik
Iritnya jumlah blanko itu membuat Pemkot Depok kewalahan melayani warga yang ingin mencetak KTP elektronik.
"Kekurangan blangko berimbas pada warga untuk keperluan administrasi," kata Idris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/blanko-e-ktp.jpg)