Kamis, 23 April 2026

Kesehatan

Benarkah Zombie itu Ada? Ini Cerita Tentang Mayat Berjalan di Haiti Karibia

Gangguan kejiwaan khusus yang disebut sindrom Cotard dapat menyebabkan orang bertindak seperti zombie.

Medical News Today
Ilustrasi zombie 

Zombi telah menjadi figur pokok budaya popular.

Kisah tentang kiamat yang penuh zombie pun menjadi kiasan banyak ditampilkan lewat buku, film, dan serial TV.

Tetapi apakah ada kasus zombiisme nyata di alam ini?

Zombie. Orang mati berjalan. Mayat yang sudah dihidupkan kembali. Mayat hidup.

Apa pun yang Anda pilih untuk menyebut mayat-mayat hidup yang bangkit dari kubur ini dianggap menakutkan, dan kadang-kadang memengaruhi kehidupan orang.

Zombie pun menjadi salah satu monster teratas dalam budaya populer.

Kata zombie, awalnya dieja sebagai zombi.

Warga Rusun Jatinegara Kaum Kini Punya Perpustakaan Digital, Sediakan Koleksi 500 Buku

Ayo Makan Tahu, Cegah Serangan Jantung dan Singkirkan Kanker

Pertama kali kata zombie muncul dalam bahasa Inggris pada 1800-an, ketika penyair Robert Southey menyebutkannya dalam History of Brazil-nya.

Menurut kamus Merriam-Webster, kata itu berasal dari kata Louisiana Creole atau Haitian Creole, dari kata zonbi.

Kata itu mirip dengan istilah Kimbundu nzúmbe yang berarti hantu.

Sebutan zombie juga merujuk pada makhluk-makhluk dari cerita rakyat Haiti, Karibia

Cerita makhluk rakyat Haiti  tidak lebih dari hantu-hantu seperti cerita rakyat Barat.

Namun, sedikit demi sedikit, konsep tersebut berevolusi untuk merujuk pada seseorang.

Seperti seorang dukun yang membuat orang sudah mati dibuat seperti hidup kembali dan menjadi budak dukun tersebut.

Saat ini, orang menggunakan kata 'zombie' lebih longgar .

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved