PSSI
Perjuangan Alfin Lestaluhu Melawan Penyakit dan Kenangan Permainan Cantiknya di Lapangan Hijau
Usai sudah, perjuangan sayap garuda muda Indonesia Alfin Lestaluhu dalam menghadapi sakit yang dideritanya, sejak September lalu.
Usai sudah perjuangan sayap Garuda Muda Indonesia, Alfin Lestaluhu dalam menghadapi sakit yang dideritanya, sejak September lalu.
Pemain Timnas U16 yang jebolan SKO Ragunan ini, kini, telah berpulang kepangkuan yang kuasa pada Kamis malam 31 Oktober 2019 .
Permainan cantik serta gol indahnya ke gawang Filipina, saat kualifikasi piala Asia U16 lalu, kini, jadi kenangan.
Dalam menghadapi penyakitnya, Alfin sempat dirawat dirumah sakit Ambon.
Kemudian, dari rumah sakit Ambon, Alfin dirujuk ke RS Royal Progress Jakarta Utara untuk mendapatkan penanganan intensif.
Pada 16 Oktober lalu, Alfin, kemudian, dirawat Intensif di ruangan ICU RS Harapan Kita, Jakarta Barat.
Namun, takdir berkata lain, Alfin, kini, telah beristirahat dengan tenang.
• Dinas Pendidikan DKI Jakarta Melakukan Revisi Anggaran Pembelian Lem Aibon, Pulpen, dan Komputer
Kini, jenazah Alfin telah dibawa oleh pihak keluarga menuju Ambon. Hal ini diperoleh dari keterangan kepala ruangan ICU RS. Harapan Kita.
"Alfin meninggal dunia tadi malam, dan jenazahnya sudah dibawa oleh pihak keluarga menuju Ambon pagi tadi,"ujar kepala ICU yang tidak ingin menyebutkan namanya.
Menurut kabar yang beredar, sebelumnya dari media offisial PSSI, penyebab Alfin meninggal adalah peradangan otak, automene dengan Hypoalbumin.
Semasa hidupnya, Alfin merupakan sayap kanan Timnas U16 yang menjadi andalan pelatih Bima Sakti.
Permainan apiknya turut menghantarkan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U16.
Satu gol indah turut dia persembahkan kala Indonesia mengungguli Filipina pada partai perdana kualifikasi piala Asia U16 September lalu. (Rafsanjani Simanjorang)
• Fakhri Husaini Tak Menyangka Penyakit yang Diidap Alfin Lestaluhu Jadi Teguran ke Manajemen Timnas
Sebelumnya, Fakhri Husaini tidak menyangka penyakit yang diidap Alfin Lestaluhu harus menjadi teguran terhadap ke Manajemen Timnas.
Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini turut merasakan kesedihan mendengar kabar meninggalnya Alfin Lestaluhu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/alfin-lestaluhu-meninggal-dunia-sopyan-lestaluhu.jpg)