Minggu, 3 Mei 2026

Kesehatan

4 Langkah Tepat Pencegahan Penyakit Diare, Berikut Cara-caranya

Diare merupakan penyakit serius yang tak bisa dipandang sebelah mata. Untuk kategori penyakit menular, diare menduduki peringkat ketiga.

Tayang:
Shutterstock
Ilustrasi 

Pencegahan penyakit diare harus dilakukan tepat supaya Anda benar-benar terhindar dari penyakit berbahaya tersebut.

Setiap orang sebaiknya mengetahui dasar pencegahan penyakit diare.

Mengapa? Sebab dalam daftar penyebab kematian secara umum di Indonesia, diare ada di peringkat ke-13 dengan proporsi sebanyak 3,5 persen.

Ilustrasi sakit perut
Ilustrasi sakit perut (Lifealth)

Sedangkan untuk kategori penyakit menular, diare menduduki peringkat ketiga.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa diare merupakan penyakit serius yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), Studi Mortalitas dan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari tahun ke tahun menunjukkan, diare terus menjadi penyebab utama kematian balita di Indonesia.

Sakit Apa yang Diderita Raffi Ahmad hingga Memutuskan Istirahat Sejenak dari Industri Televisi?

Meski Dinyatakan Sembuh dari Kanker, Aldi Taher Rutin Periksa Diri Setiap 3 Bulan ke Rumah Sakit

Dokter Dyan Mega Inderawati mengatakan, diare adalah kondisi saat feses yang dikeluarkan bersifat encer atau berair dengan frekuensi lebih dari tiga kali dalam sehari.

Selain itu, seseorang yang terkena diare juga bisa mengalami gejala penyerta, seperti demam, perut terasa nyeri dan kembung, mual, muntah, hingga badan lemas.

"Penyebab diare pada balita berbeda dengan orang dewasa," kata Dyan Mega Inderawati dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Jumat (25/10/2019).

Ilustrasi sakit perut
Ilustrasi sakit perut (Nova)

Pada balita, lanjut Dyan Mega Inderawati, diare paling sering terjadi akibat infeksi virus.

Sedangkan pada orang dewasa, diare umumnya terjadi akibat konsumsi makanan yang kotor dan terkontaminasi kuman dari lingkungan sekitar.

Memang diare dapat sembuh dengan sendirinya dalam 2 atau 3 hari. Namun tidak menutup kemungkinan diare akan terjadi secara berkelanjutan dan berkembang menjadi kondisi gawat darurat.

Ingin Tahu Makanan Sehat Apa Saja yang Bikin Perut Kembung dan Diare? Simak Ini

Mengapa Diare Bisa Menyebabkan Kematian Pada Bayi?

Hal tersebut biasanya karena diare tidak dikelola baik sehingga bisa tercetus dehidrasi alias kekurangan cairan, yang nantinya bisa menyebabkan komplikasi mematikan.

"Fakta menyebutkan, diare yang berujung dehidrasi lebih sering terjadi pada anak dan lansia," jelas Dyan Mega Inderawati.

Pada anak, proporsi tubuhnya masih didominasi oleh cairan sehingga kehilangan cairan lewat diare akan sangat mengganggu kerja tubuh secara umum.

Ilustrasi sakit.
Ilustrasi sakit. (Lifealth)
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved