Kesehatan Anak

Mengapa Diare Bisa Menyebabkan Kematian Pada Bayi?

Data Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukan 31,4 persen dari kematian bayi dan 25,2 persen dari kematian balita di Indonesia disebabkan diare.

Mengapa Diare Bisa Menyebabkan Kematian Pada Bayi?
Shutterstock
Ilustrasi 

Dibandingkan dengan orang dewasa penyakit diare  pada bayi dan balita memiliki risiko kematian yang tinggi.

BAHKAN diare masih merupakan salah satu penyebab kematian pada bayi  di Indonesia.  

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukan  31,4 persen dari kematian bayi dan 25,2 persen dari kematian balita di Indonesia disebabkan diare.

Mengapa diare pada bayi dan balita perlu mendapat perhatian lebih? hal ini berkaitan dengan hilangnya cairan di tubuh.

Tubuh bayi yang masih mungil banyak berisi cairan. Ketika cairan itu banyak terbuang, artinya, bayi mengalami dehidrasi hebat.

 Ryamizard Ungkap Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden

 7 DAFTAR KECURANGAN Paslon 01 Dibongkar Pengacara Prabowo, dari Harta Jokowi sampai Buzzer Polisi

 Tim Hukum Prabowo-Sandi Klaim 30 Orang Siap Bersaksi di MK, tapi Minta Jaminan Keselamatan

Ketua Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Nurul Ratna Mutu Manikam MGizi, SpGK mengatakan, di dalam tubuh bayi, cairan mendominasi hingga 80 persen.

Orangtua harus memperhatikan status hidrasi pada bayi.

Ketika bayi dan balita  terlihat mulutnya kering, rewel, urin pekat, dan di diapersnya juga terlihat kering,  harus segera diberikan minum.

Itu adalah tanda-tanda anak perlu cairan dan masih bisa diberikan secara manual.

Sayangnya ketika anak mengalami dehidrasi berat, sensasi hausnya tidak ada dan  anak justru tidak mau minum, lemas, cenderung tidur, dan tidak responsif.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved