Breaking News:

Kabinet Jokowi

Bantah Titipan PDIP, Jaksa Agung ST Burhanuddin: Kantornya Saja Saya Tidak Tahu

JAKSA Agung ST Burhanuddin membantah dirinya ditunjuk oleh Presiden Jokowi karena terafiliasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019). 

"Memang sebaiknya kita konsisten. Kemarin pada ribut jika Jaksa Agung dari partai atau diusung oleh partai akan jadi alat partai."

"Sebaiknya mari sama-sama konsisten," katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/10/2019).

Mengaku Intel

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin tak terlihat saat Presiden Joko Widodo memanggil para calon menteri, Selasa (22/10/2019).

Burhanuddin mengaku datang sekira pukul 07.30 WIB.

Ia pun bertemu dengan Jokowi, untuk berbincang-bincang mengenai jabatan yang kini didudukinya sebagai Jaksa Agung.

Dua Menpora Sebelumnya Terlibat Korupsi, Zainudin Amali Minta Didoakan

"Jam 07.30 WIB hari kemarin. Maka saya tidak kelihatan. Dipanggil, saya ketemu (Jokowi)," ungkap Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Burhanuddin berujar, memang wajahnya tak terpantau di media televisi.

Ia pun berkelakar seorang intelijen, sehingga tidak terlihat saat datang.

Pimpin Rapat Perdana Kabinet Indonesia Maju, Jokowi Minta Para Menterinya Jangan Ribut di Luar

"Tapi wajahnya tidak muncul di (TV), karena saya memang orang intel," kelakar Burhanuddin.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved