Tabib Rancang Bunuh Ninoy Karundeng Pakai Kampak, Lalu Mayatnya Dibuang ke Lokasi Kerusuhan

APARAT Polda Metro Jaya mengamankan 15 tersangka dalam kasus penganiayaan dan penyekapan Ninoy Karundeng.

Tabib Rancang Bunuh Ninoy Karundeng Pakai Kampak, Lalu Mayatnya Dibuang ke Lokasi Kerusuhan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konferensi pers kasus penganiayaan Ninoy Karundeng di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/10/2019) 

"Jadi ada satu DPO lagi dalam kasus ini, yakni SA, suami dari tersangka INS."

"Tim kami masih di lapangan memburu SA ini. Semoga dalam waktu dekat ini kita berhasil bekuk SA," kata Dedy dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/10/2019).

Peran SA ini, kata Dedy, turut mengomando penganiayaan dan intimidasi terhadap Ninoy Karundeng.

 Ini Nomenklatur Kementerian yang Bakal Berubah, Kementerian Pemuda dan Olahraga Jadi Badan Khusus

Sebelumnya, Dedy Murti Haryadi menuturkan, jumlah tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan Ninoy Karundeng bertambah jadi 15 orang.

Tiga di antaranya adalah perempuan. Dua perempuan berperan menyebar video intimidasi terhadap Ninoy Karundeng dan konten penghasutan, ke sejumlah grup WhatsApp mereka.

Sedangkan satu tersangka perempuan lainnya, INS, adalah seorang dokter di tim medis, yang turut mengintimidasi korban.

 Plt Ketua Umum PPP Bicara Pemindahan Ibu Kota Baru Saat Dipanggil Jokowi

"Dari jumlah tersangka 15 orang ini, sebanyak 13 tersangka kami tahan."

"Sementara 2 orang lainnya ditangguhkan penahanannya karena alasan kesehatan," kata Dedy di Mapolda Metro, Selasa (21/10/2019).

Para tersangka, kata Dedy, diberkas dalam empat laporan polisi berbeda.

 Istana Sudah Siapkan 34 Kemeja Putih untuk Calon Menteri Jokowi

"Kami masih melengkapi berkas perkara untuk dikirim ke kejaksaan," ujar Dedy.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved