Selasa, 14 April 2026

Investasi

Mengapa Investor Asing Masih Senang dengan Surat Berharga Negara?

Kepemilikan asing dalam Surat Berharga Negara (SBN) terus meningkat, dan dana asing yang telah masuk sebesar Rp 1.036 triliun.

adobe
Ilustrasi obligasi 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Kepemilikan asing dalam Surat Berharga Negara (SBN) terus meningkat.

Perpaduan sentimen dari domestik dan global saat ini dinilai mendukung investor asing masuk ke pasar SBN Indonesia.

Berdasarkan data Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Hingga 17 Oktober lalu, dana asing yang telah masuk sebesar Rp 1.036 triliun.

Total dana tersebut terbagi menjadi dua jenis, yaitu SUN dengan nilai Rp 1.013 triliun dan SBSN bernilai Rp 23 triliun.

Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan asing di pasar SBN Indonesia sebesar 39 persen.

Ringkasan Perdagangan Bursa Saham selama Satu Pekan

Berbeda dengan pasar obligasi, kepemilikan asing di pasar saham Indonesia justru turun.

Tercatat pada akhir pekan lalu, investor asing melakukan jual bersih senilai Rp 338,69 miliar.

Total selama sepekan, jual bersih asing mencapai Rp 1,35 triliun.

Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra, mengatakan, hal ini dikarenakan adanya sentimen dari global dan domestik.

Dari global, Adi menyebutkan fase perundingan yang terjadi antara AS dan China mendorong investor asing masuk ke pasar SBN Indonesia.

"Walaupun masih ada kemungkinan tarik ulur lagi antara AS dan China," kata Adi.

Jelang Kabinet Baru, RPI: Elit Jangan Merasa Paling Berkeringat

Sedangkan dari domestik, Adi mengatakan, ada peluang penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia sebesar 25 bps.

Hanya saja, ia menambahkan penurunan suku bunga acuan ini bisa dilakukan dalam pertemuan pekan depan atau pertemuan-pertemuan selanjutnya.

Selain itu, Adi mengatakan, persepsi risiko Indonesia juga membaik.

Hal tersebut terlihat dari penurunan risiko kredit Indonesia yang tercermin dalam credit default swap (CDS) ke level 83,8.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved