Ini Cara MRT Jakarta Agar Bisa Meraih Pendapatan Rp 550 Miliar Tahun Depan

PT MRT Jakarta memproyeksikan pendapatan senilai Rp 550 miliar pada tahun depan.

Ini Cara MRT Jakarta Agar Bisa Meraih Pendapatan Rp 550 Miliar Tahun Depan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warga melintasi Stasiun MRT di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat 

WARTA KOTA, PALMERAH--- PT MRT Jakarta memproyeksikan pendapatan senilai Rp 550 miliar pada tahun depan.

Perinciannya, sebesar Rp 400 miliar adalah pendapatan tiket dan Rp 150 miliar pendapatan non tiket.

Target tersebut 37,5 persen lebih tinggi ketimbang proyeksi pendapatan tahun ini yang senilai Rp 400 miliar.

Dari jumlah itu, sebesar Rp 300 miliar pendapatan tiket, sementara Rp 100 miliar pendapatan non tiket 2019.

Proyeksi kenaikan pendapatan tiket mengacu pada durasi operasional yang lebih panjang dan potensi peningkatan penumpang.

Ketika Pebisnis Ritel Bersaing di Gerai Coffee Shop

Informasi saja, operasional moda raya transportasi (MRT) Jakarta tahun ini berlangsung sejak Maret 2019.

Sementara realisasi jumlah penumpang per hari mencapai 90.000 atau lebih tinggi ketimbang perkiraan awal 65.000 penumpang.

Manajemen PT MRT Jakarta yakin, rata-rata jumlah penumpang masih bisa naik menjadi 100.000 pada akhir tahun nanti.

"Setiap bulan rata-rata 12 persen pertumbuhannya," kata Muhammad Kamaluddin, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta.

Sementara sumber pendapatan non tiket meliputi ritel, iklan, telekomunikasi, dan pengembangan proyek properti berkonsep transit oriented development (TOD).

Menghilangkan 7 Kebiasaan yang Bisa Hambat Kesuksesan dan Kebahagian

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved