Fakta dan Sejarah Vending Machine di Jepang, Kenapa Bisa Terus Berkembang?
Jepang menjadi salah satu negara terbanyak yang memiliki mesin penjual otomatis atau vending machine di seluruh dunia.
Kemudian dipasang di stasiun dan kartu pos yang dibagikan.
• Bayar Tol Akan Bisa Pakai Kartu Kredit dan Debit?
Lima tahun berselang, Tawaraya Koshichi, seorang seniman dan penemu furnitur, menciptakan mesin penjual otomatis pertama di negara ini yang menjual perangko dan kartu pos.
Struktur mekanisnya mirip dengan boneka-boneka mekanis tradisional Jepang, yang dikenal sebagai karakuri.
Namun, popularitas mesin penjual otomatis mulai melambung pada tahun 1950-an dengan jumlah yang berlipat ganda setiap tahun.
Jumlah mesin penjual otomatis di Jepang memuncak pada 5,6 juta mesin sekitar tahun 2000.
Hal tersebut dihitung dengan kemungkinan satu mesin digunakan untuk setiap 22 orang.
Popularitas mesin penjual tersebut membentuk persaingan dengan toko 24 jam sehingga membendung popularitasnya dan jumlahnya juga sedikit menurun sejak saat itu.
• Ingin Buka Bisnis dan Mengembangkan Usaha? Bisa Cek E-Commerce Ini
Meskipun mengalami penurunan, masih sulit untuk membayangkan jalan Jepang tanpa mereka terutama karena generasi teknologi tinggi baru muncul di seluruh negeri dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan informasi ini, mesin kemudian menyarankan minuman yang direkomendasikan dan disesuaikan dengan selera individu.
Ini jelas merupakan sektor yang berkembang dalam hal teknologi.
Perkembangan itu terlihat dalam rencana operator kereta api JR East untuk meluncurkan layanan baru bulan depan.
Layanan baru ini memungkinkan penumpang untuk menggunakan mesin penjual otomatis “Inovasi” yang dipasang di 400 stasiun, dengan pelanggan yang menerima Kode QR untuk membeli satu gelas minuman per hari.
Perkembangan mesin penjual otomatis
Ada banyak alasan mengapa mesin berkembang pesat di Jepang, yaitu biaya operasional minimal dibandingkan dengan toko fisik, kenyamanan sepanjang waktu, tingkat kejahatan jalan yang rendah, dan fakta bahwa Jepang masih merupakan masyarakat berbasis uang tunai.
Beberapa ahli juga beralasan yaitu beberapa orang Jepang untuk menghindari tekanan dari interaksi manusia dalam bentuk apa pun, terutama ketika bekerja berjam-jam atau bekerja intens dengan menggunakan mesin.
Untuk sementara waktu, setidaknya mesin penjual otomatis akan tetap menjadi perlengkapan tetap di Jepang, dari desa pegunungan hingga pusat kota.
• Transaksi Toko Online Melebihi Toko Konvensional, Berikut Penjelasannya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Fakta dan Sejarah Vending Machine di Jepang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vending-machine_kmn.jpg)