Fakta dan Sejarah Vending Machine di Jepang, Kenapa Bisa Terus Berkembang?
Jepang menjadi salah satu negara terbanyak yang memiliki mesin penjual otomatis atau vending machine di seluruh dunia.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Jepang menjadi salah satu negara terbanyak yang memiliki mesin penjual otomatis atau vending machine di seluruh dunia.
Sekitar 4,2 juta mesin penjual otomatis tercatat dilaporkan hadir di hampir setiap sudut jalan di Jepang.
Beragam pilihan makanan dan minuman dijual di mesin penjual otomatis.
Sebagian besar mesin itu menjual minuman yang disesuaikan dengan musimnya seperti teh panas, kopi, dan sup jagung yang dijual di musim dingin hingga jus anggur jeli, air energi, dan es teh yang dijual di musim panas.
• Berikut Ini 5 Jenis Makanan yang Bisa Membuat Anda Lelah
Tak hanya terbatas pada makanan dan minuman, sebagian besar mesin penjual juga menjual produk-produk seperti rokok, es krim, payung, mainan, dasi dan kemeja pegawai putih.
Selain itu, terdapat mesin penjual otomatis unik yang menjual telur, beras, kedelai fermentasi, dan ikan bakar.
Beberapa mesin juga menjual pakaian dalam di sudut-sudut jalan Tokyo.
Tahun lalu, terjadi kehebohan media di Hiroshima ketika mesin penjual pizza pertama di Jepang dibuka di sebuah jalan di kota.
• Ini Dampaknya Jika Mengaktifkan Email Kantor di Ponsel
Pizza di mesin itu menggunakan adonan buatan tangan di Venesia sehingga menyebabkan antrean panjang dan muncul berbagai ulasan positif tentang mesin ini.
Sementara itu, pengunjung Nobeoka di Miyazaki selatan dapat menikmati suguhan novel lainnya.
Kota ini sekarang menjadi rumah bagi tiga mesin penjual yang menjual ubi jalar panggang, makanan populer yang dikenal sebagai yakiimo di Jepang.
Asal mula mesin penjual otomatis di Jepang
Beberapa versi cerita terciptanya mesin ini ditelusuri kembali ke era Edo abad ke-17.
Terdapat kompilasi pedagang keliling membawa berbagai barang sehari-hari yang eklektik - dari mi ke obat-obatan - untuk dijual langsung ke masyarakat.
Namun, penemuan mesin penjual otomatis banyak disetujui Percival Everitt, yang mengembangkan perangkat yang dioperasikan dengan koin di London pada tahun 1883.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vending-machine_kmn.jpg)