Pelayanan Publik

Sejumlah Angkutan Umum Mangkal di Pinggir Jalan karena Terminal Lebak Bulus Tidak Kunjung Dibangun

Belasan angkutan umum hingga bus AKAP dan Damri mengisi setiap jengkal sisi Jalan Lebak Bulus Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sejumlah Angkutan Umum Mangkal di Pinggir Jalan karena Terminal Lebak Bulus Tidak Kunjung Dibangun
Warta Kota/Dwi Rizki
Jejeran bus Damri rute Lebak Bulus-Bandara Soekarno Hatta mengisi setiap jengkal sisi Jalan Lebak Bulus Raya, Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat (11/10/2019). Keberadaan bus tersebut dikarenakan keterbatasan lahan di Terminal Lebak Bulus. 

Jauh dari megah dan modernnya Stasiun Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, nasib Terminal Lebak Bulus sangat memrihatinkan.

Tak ayal, belasan angkutan umum hingga bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta Damri mengisi setiap jengkal sisi Jalan Lebak Bulus Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Mirisnya pemandangan tersebut terjadi hampir sepanjang hari sejak Terminal Lebak Bulus dibongkar pada awal tahun 2014 silam.

Namun, sejalan dengan pesatnya pembangunan hingga beroperasinya MRT, keberadaan Terminal Lebak Bulus justru kini terabaikan.

Seperti yang terlihat pada Jumat (11/10/2019), angkutan umum mulai dari mikrolet, bus sedang hingga bus AKAP berukuran besar mangkal di sisi luar Depo Stasiun MRT.

Lengangnya sisi kiri ruas Jalan Lebak Bulus Raya menuju kawasan Cirendeu atau rumah tinggal Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan itu dimanfaatkan sebagai ruang tunggu.

Kontras Mendesak Presiden Jokowi Membentuk Tim Independen Terkait Kasus Korban dalam Aksi Unjuk Rasa

Bukan hanya jejeran mikrolet dan bus, tetapi juga para penumpang yang beralih atau menuju kereta cepat MRT.

Tidak adanya ruang tunggu membuat para penumpang keleleran di atas trotoar atau sisi jalan, mereka terlihat duduk di atas trotoar atau bersandar di sisi luar tembok tinggi Depo MRT.

Sementara, teduhan yang ada hanya berupa lintasan atas MRT yang menjulang tinggi. Lintasan buntu MRT yang mengarah ke Ciputat itu menjadi satu-satunya teduhan bagi seluruh pengguna angkutan umum dari sengatan matahari atau hujan.

"Terminal Lebak Bulus udah nggak ada lagi, makanya banyak yang mangkal di jalan. Dulu itu terminal ini termasuk terminal gede, tapi sayangnya pemerintah nggak perduli, padahal katanya mau dorong masyarakat pakai angkutan umum, tapi kenapa nggak difasilitasi," ungkap Robi, warga Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat (11/10/2019).

Kasus Perusakan CCTV sebagai Fasilitas Publik yang Terbengkalai Setahun Mulai Ditangani

Oleh karena itu, dirinya berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat segera membangun Terminal Lebak Bulus baru, sehingga para pengguna angkutan umum semakin nyaman.

"Harusnya bisa pake konsep TOD (Transit Oriented Development), terminal gabung sama MRT, tapi kayaknya lahan terminal yang dulu dikuasain MRT makanya jadi di luar gini. Payah, kita jadi harus jalan jauh muter setengah kilo kali untuk ke sini," katanya.

Jejeran bus Damri rute Lebak Bulus-Bandara Soekarno Hatta mengisi setiap jengkal sisi Jalan Lebak Bulus Raya, Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat (11/10/2019). Keberadaan bus tersebut dikarenakan keterbatasan lahan di Terminal Lebak Bulus.

Deretan 5 Pasukan Elit TNI Kebanggaan Indonesia yang Dikenal Efektif dan Efisien Saat Bertugas

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved