Artis Tersangkut Narkoba

Menghentikan Program Rehabilitasi, Menantu Elvy Sukaesih Belum Sembuh dari Ketergantungan Narkoba

Berdasarkan catatan RSKO Cibubur, Muhammad Basurrah dijadwalkan mengikuti program rawat jalan hingga Agustus 2019.

Menghentikan Program Rehabilitasi, Menantu Elvy Sukaesih Belum Sembuh dari Ketergantungan Narkoba
TribunNewsmaker.com Kolase/ Instagram @dhawiyazaida @elvy_sukaesih
Anak menantu Elvy Sukaesih (kanan), pasangan Muhammad Basurrah dan Dhawiya Zaida 

Muhammad Basurrah, menantu Ratu Dangdut Elvy Sukaesih, sempat menjalani perawatan jalan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, saat ditangkap pada Februari 2018.

Sayangnya, perawatan jalan yang seharusnya dilakukan Muhammad Basurrah hingga Agustus 2019 dihentikannya dengan alasan yang tidak jelas.

Bagus Ario Wibowo, Kepala Instalasi Humas dan PKRS RSKO Cibubur, menyatakan, Muhammad Basurrah dianggap belum benar-benar sembuh dari ketergantungan narkoba setelah menghentikan program rawat jalan.

Muhammad, menantu Ratu Dangdut Elvy Sukaesih dan suami pedangdut Dhawiya Zaida, diamankan polisi karena memiliki narkotika jenis sabu, Sabtu (5/10/2019) dini hari.
Muhammad, menantu Ratu Dangdut Elvy Sukaesih dan suami pedangdut Dhawiya Zaida, diamankan polisi karena memiliki narkotika jenis sabu, Sabtu (5/10/2019) dini hari. (Dokumentasi Polda Metro Jaya)

"Kalau setelah rehabilitasi di rumah sakit dianggap masih belum sembuh benar, maka diharuskan rawat jalan. Saat rawat jalan itu dikontrol, apakah benar-benar bebas atau belum," kata Bagus Ario Wibowo di Jakarta Timur, Minggu (6/10/2019).

Berdasarkan catatan RSKO Cibubur, Muhammad Basurrah dijadwalkan mengikuti program rawat jalan hingga Agustus 2019.

Menantu Elvy Sukaesih Berhenti Melakukan Pengobatan Rawat Jalan Sebelum Proses Rehabilitasi Selesai

Ini Barang Bukti Narkoba yang Ditemukan Polisi dari Tangan Menantu Ratu Dangdut Elvy Sukaesih

Namun pada Mei 2019 atau tidak lama setelah menikahi pedangdut Dhawiya Zaida, putri Elvy Sukaesih, akhir Maret 2019, Muhammad Basurrah berhenti mengikuti program rawat jalan sesuai anjuran dokter RSKO.

"Dokter akan melihat, perlu sampai berapa bulan atau cuma sekali, atau tidakperlu. Tapi kalau sampai suruh rawat jalan, dokter masih berpikir kemungkinan, makanya dia rawat jalan," ujar Bagus Ario Wibowo.

Meski demikian, penghentian program rawat jalan seperti yang dilakukan Muhammad Basurrah itu tidak menyalahi aturan karena hanya bersifat rekomendasi.

Dhawiya Zaida dan Muhammad, usai acara akad nikah di Restauran Al Jazeerah, di kawasan Cipinang Cipedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).
Dhawiya Zaida dan Muhammad, usai acara akad nikah di Restauran Al Jazeerah, di kawasan Cipinang Cipedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Hal itu berbeda dengan rehabilitasi yang diajukan atas persetujuan Badan Narkotika Nasional (BNN). Rekomendasi rawat jalan berasal dari pertimbangan dokter atas kesehatan pasien.

"Seharusnya memang belum selesai, karena harus dilanjutkan sampai rawat jalan. Kami tidak tahu kenapa yang bersangkutan berhenti datang (ke RSKO Cibubur)," jelas Bagus Ario Wibowo.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved