Pasar Modal

Indeks Harga Saham Gabungan Anjlok Lima Hari Berturut-turut, Bagaimana Prospeknya?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus merosot dalam lima hari perdagangan berturut-turut.

Indeks Harga Saham Gabungan Anjlok Lima Hari Berturut-turut, Bagaimana Prospeknya?
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Akan tetapi sentimen domestik juga berpengaruh besar terhadap keputusan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Menurut Liza, saat ini tensi politik dalam negeri sedang menghantui perekonomian dalam negeri.

Dari dua sentimen tersebut, ada efek bola salju yang terjadi.

Liza mengatakan, dimulai dari perang dagang yang berdampak pada perlambatan ekonomi global yang kemudian memengaruhi bisnis perusahaan di Indonesia.

Ini pun yang menjadi penyebab banyak perusahaan yang kesulitan membayar utang.

Tentunya ada potensi berpengaruh ke sektor keuangan di mana Non Performing Loan (NPL) bank akan semakin melebar.

Terungkap, Ini Penyebab Registrasi IMEI Belum Bisa Dijalankan

Sebenarnya kalau keadaan ini sudah terjadi, investor musti berhati-hati karena sektor keuangan adalah tulang punggung bagi IHSG.

“Kalau banking sudah kena, ya berat untuk market bisa kembali recover,” katanya.

Namun dengan adanya tren penurunan suku bunga, Liza mengharapkan bisa menggairahkan sektor rill.

President Artha Sekuritas, Frederick Rasali, mengatakan, ada kemungkinan resesi global akan terjadi.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved