Cyberjek
Masih Jadi Driver Ojol Lain Tapi Daftar Cyberjek Nggak Masalah, Ini Alasannya
"Tak masalah itu tidak masuk persyaratan kok. Kalaupun yang daftar masih aktif di aplikasi transportasi online lain tak masalah.
Penulis: Muhammad Azzam |
Ratusan warga Bekasi berbondong-bondong datang ke Kantor Cabang Cyberjek di Bekasi pada Sabtu (28/9/2019).
Sejak pagi-pagi mereka telah antre. Sambil menunggu giliran dipanggil mereka mengecek kelengkapan berkas persyaratannya.
Adapun kantor Cyberjek cabang Bekasi berlokasi di Ruko Perkantoran Bekasi Town Square (BETOS) Blok D Nomor 6, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur.
• Berita Foto Tatkala Setu Cinere Dilanda Kekeringan Membuat Anak Suka Cita Memburu Kijing
• Wajah Ayu Ting Ting Wajahnya Memar Dapat Perhatian dari Didi Riyadi Pakai Emoticon Ini
• Indro Warkop Menilai Perjuangan Mahasiswa Sudah Tepat, Hanya Banyak Ditunggangi Pihak Lain
Ternyata banyak dari mereka yang daftar merupakan driver GoJek maupun GrabCar.
Kepala Wilayah Cyberjek Bekasi, Devi Rachmawati menyebut telah ada 6.200 orang yang telah mendaftar sebagai driver Cyberjek.
Pendaftaran akan terus dibuka dan diminta warga yang mendaftar mempersiapkan berkasnya.
"Baru buka satu bulanan, tapi jumlah pendaftar terus meningkat ya tiap harinya," kata dia, Sabtu (28/9/2019).
• Misbakus Solikin Pilih Bertanding Bersama Persebaya Daripada Wisuda
Terkait status pendaftar masih anggota driver ojol lain, ia mengaku pihaknya tak mempermasalahkan.
"Tak masalah itu tidak masuk persyaratan kok. Kalaupun yang daftar masih aktif di aplikasi transportasi online lain tak masalah.
Karena kita tegaskan, kita ini bukan sedang bersaing ya. Sama-sama anak bangsa yang ingin membuat warga sejahtera," ungkap Devi.
• FAHRI Hamzah Ungkap Pernah Ditawari Jokowi Jadi Duta Besar untuk Vatikan, Lalu Dia Usulkan Hal Ini
Layanan transportasi online ini berbeda dengan lainnya. Para driver Cyberjek yang sudah tergabung akan masuk dalam sistem koperasi yakni Koperasi TASS Indonesia Nusantara (Koptassindo).
Dengan hal itu mereka akan mendapatkan fasilitas pinjaman modal usaha, nyicil kebutuhan sembako dan mendapatkan asuransi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Jadi utamanya kami ini tidak ingin mereka terus jadi ojol tapi harus meningkat drajatnya secara ekonomi maupun sosial," jelas.
• Tanggapi Puluhan Bus Terbakar, PT Transjakarta: Bukan Milik Kami
Kelebihan lain dari Cyberjek ialah pendapatan para driver dari hasil mengangkut penumpang tidak dikenakan potongan sama sekali.
Para driver yang otomatis tergabung dalam koperasi hanya dikenakan iuran Rp 100 ribu per bulan.
"Jadi 100 persen pendapatan mereka hasil narik buat mereka. Para driver juga kami berikan fasilitas pinjaman modal usaha, cicilan sembako, kendaraan dan lainnya dengan bunga sangat rendah hanya 1 persen," kata Devi.
• Bertamu ke Kandang Borneo FC, Persija Tinggalkan Marko Simic
Sementara salah satu anggota Cyberjek Ahmad Gunawan (28) mengaku tergiur akan program ditawarkan.
Ia mengaku selama ini kerapkali berhutang ke kerabat, tetangga, atau bahkan pinjaman online untuk memenuhui kebutuhan sehari-hari.
"Kerja saya kan serabutan sama ngojek aja, kalau lagi engga ada uang ada suka pinjam ke tetangga sama suadara kan malu ya. Jadi mending ikut gini, bisa cicil sembako ya bunga kan kecil," kata dia.
Selain itu, ia juga bisa membayar cicilan dengan menarik di Cyberjek ini.
• Ini Pesan Wali Kota Airin untuk Ketua DPRD Tangsel yang Baru
"Bisa bayar cicilannya pakai hasil narik di Cyberjek kan. Lebih mudah lah, apalagi bisa lakukan pinjaman modal buat usaha," tandasnya.
Cyberjek direnacakan akan Grand Launcing di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 12 Desember 2019. Launcing itu menandakan resmi Cyberjek ini beroperasi di seluruh Indonesia.
Untuk diketahui, Cyberjek baru diluncurkan pada 26 Agustus 2019 di Depok, Jawa Barat. Kantor cabang di Bekasi merupakan menjadi kantor cabang yang pertama Cyberjek.
Untuk layanan sama seperti ojek online pada umumnya. Yakni Cyber Ride, Cyber Car, Cyberfood, Cyber Send.
• Ini Cara Daftar Jadi Mitra Cyberjek, Keuntungannya Dapat Fasilitas Modal Usaha
Cyberjek, transportasi ojek online ini mulai melebarkan sayapnya setelah sebelum melakukan peluncuran di Depok pada bulan lalu.
Kini Cyberjek dibawah naungan Koperasi TASS Indonesia Nusantara (Koptassindo) itu membuka kantor cabangnya di wilayah Bekasi tepatnya di Pertokoan BETOS, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Pembukaan kantor cabang pertama ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Founder Cyberjek Prof Ricky Wee sekaligus Ketua Koperasi TASS Indonesia Nusantara (Koptassindo) dengan
Hadir pula jajaran Pemerintah Kota Bekasi maupun Kepolisian dalam pembukaan kantor cabang Cyberjek di Bekasi itu.
• Lindungi Pengemudi dari Kecelakaan dan Kematian, Cyberjek Gandeng BPJS Ketenagakerjaan
Prof Ricky Wee menegaskan kehadiran Cyberjek bukan untuk bersaing dengan ojek online (ojol) lainnya.
Dari segi konsep bisnis yang diterapkan Cyberjek juga sangat berbeda.
Cyberjek bukan sekedar menjadi tukang ojek, akan tetapi Cyberjek ini sifatnya seperti koperasi yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan anggotanya.
"Kami tidak ingin ojol itu hanya narik penumpang gitu saja. Kami ingin perhatikan kesejahteraan driver, maka dari itu kami banyak berikan kemudahan seperti bisa pinjam buat usaha, bisa cicil beli sembako," kata Prof Ricky, Sabtu (28/9/2019).
• Cyberjek Jadi Pesaing Baru Gojek dan Grab, Ini Fasilitas yang Didapatkan
Cyberjek tidak ingin mengambil uang dari hasil keringat para driver ojol.
Maka dari itu di Cyberjek tidak ada potongan tiap kali driver mengangkut penumpang.
"Kita tidak ada potongan itu, hanya ada potongan tiap bulan sebesar Rp 100 ribu. Dari situ mereka bisa mendapatkan banyak manfaatnya," kata dia.
Selain itu, Cyberjek menyiapkan asuransi untuk melindungi jiwa. Bukan untuk driver juga buat keluarganya.
Cyberjek tidak sekedar layanan ojek online, tapi juga akan memberikan bantuan modal usaha bagi istri atau suami mitra ojol yang ingin menjual sembako.
Karena itu, Koptassindo menjalin kerjasama dengan BULOG, RNI Nusindo, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Pertani untuk penyediaan beras, gula, tepung dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
• 515 Atlet Panahan Berebut 138 Tiket Menuju PON Papua 2020
"Maka dari itu Cyberjek ini jadi wadah pengembangan ekonomi keluarga driver ojol. Masa mau jadi tukang ojek selamanya, itu komitmen kami bagaimana mengangkat derajat hidup mereka," ungkap dia.
Adapun untuk cicilannya, disesuaikan dengan kemapuan. Akan tetapi bunga yang ditawarkan cukup rendah yakni 1 persen saja.
"Itu yang membedakan, kami juga tidak ada istilah koperasi simpan pinjam. Orang susah gimana mau simpan, pinjam dulu yang penting dia bisa yakinkan koperasi saat ajukan," katanya.
Hingga saat ini total keseluruhan sudah ada 80 ribu orang yang telah daftar Cyberjek.
Sementara Kepala Wilayah Cyberjek Bekasi, Devi Rachmawati menambahkan untuk di Bekasi terhitung sudah terdaftar sebanyak 6.200 driver.
• Concierge Express: Layanan Asistensi Check-in & Helper Premium Laris Manis di Bandara Soekarno-Hatta
Masyarakat Bekasi dan sekitarnya bisa melakukan pendaftaran langsung ke kantor Cabang Bekasi di Ruko Perkantor Bekasi Town Square (BETOS) Blok D Nomor 6, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur.
"Persyaratan pada umumnya, indentitas data diri, memiliki motor dan SIM. Dan yang terpenting mereka juga harus daftar koperasi," kata dia.
Untuk layanan sama seperti ojek online pada umumnya. Yakni Cyber Ride, Cyber Car, Cyberfood, Cyber Send.
Kini aplikasi itu sudah di instal 30 ribu lebih untuk penumpang maupun driver.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cyberjek-bekasi-m.jpg)