Sabtu, 25 April 2026

Berita Video

VIDEO: Jadi Duta FFI, Tara Basro Sebut Perfilman Indonesia Masih Banyak PR

Tara Basro mengaku bahwa dirinya merasa terhormat atas penunjukannya menjadi Duta FFI.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Feryanto Hadi
Tara Basro 

Komite Festival Film Indonesia (FFI) menunjuk empat aktris dan aktor untuk menjadi duta FFI.

Mereka adalah Laura Basuki, Chicco Jerikho, Gading Marten, dan Tara Basro.

Tara Basro mengaku bahwa dirinya merasa terhormat atas penunjukannya menjadi Duta FFI.

Peraih Piala Citra untuk aktris utama terbaik pada film A Copy of My Mind itu nantinya akan memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang FFI.

Dia juga akan mengajak masyarakat untuk mencintai film Indonesia.

Meski demikian, dia melihat masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dibereskan untuk membuat perfilman Indonesia makin berkualitas.

5 Manfaat Mengonsumsi Rumput Laut Untuk Kesehatan Tubuh

Fakta-fakta tentang Daging Kelapa dan Manfaat Buah Kelapa Untuk Kesehatan Tubuh Anda

"Perlu membangun keperdulian tentang seberapa pentingnya FFI ini. Untuk Indonesia sendiri kita butuh standar di perfilman. Karena dari penjurian sangat selektif."

"Jadi nanti ada standarnya, film bagus itu seperti apa, baik dari teknisnya, dari estetikanya," kata Tara Basro saat ditemui di The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

Menurut dia, jika perfilman Indonesia memiliki standar, maka masa depan film Indonesia akan mengalami kemajuan.

Tara Basro juga menyoroti soal kualitas sumber daya manusia (SDM) perfilman Indonesia yang perlu dievaluasi.

Khasiat Akar Seledri Untuk Kesehatan Tubuh, Ini 7 Manfaat Kesehatan dari Olahan Akar Seledri

Cokelat Hitam, Makanan Dewa yang Berkhasiat untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh

"SDM dalam hal ini pemain dan kru. Saat ini bisa lihat pemainnya itu-itu saja. Sekarang sudah hanyak sekali produksi film, tapi krunya film terbatas," katanya.

Dalam tugasnya menjadi duta FFI, Tara Basro juga akan melakukan kampanye gerakan menonton film ke bioskop untuk mendorong industri film Indonesia.

"Kalau kampanye itu paling utama dong. Bagaimanapun itu salah satu hal fundamental yang harus dilakukan."

"Karena percuma udah bikin film bagus tapi nggak ada yang nonton, segi bisnisnya pun jadi nggak bisa berkembang," ucap Tara Basro.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved