Pemberantasan Narkotika

Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Polisi Saat Melakukan Upaya Transaksi Obat Keras Ilegal di Jalan Raya

Dari tangan keduanya didapatkan obat keras jenus Heximer sebanyak 11 kantong yang berisi 10.500 butir dan pil Tramadol.

Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Polisi Saat Melakukan Upaya Transaksi Obat Keras Ilegal di Jalan Raya
Warta Kota/Muhammad Azzam
Dua pemuda asal Cikarang, Bekasi ditangkap polisi setelah didapati membawa ratusan butir obat keras ilegal. 

Dua pemuda asal Cikarang Bekasi ditangkap polisi setelah kedapatan membawa ratusan butir obat keras ilegal.

Kedua pemuda itu bernama Garda Wisnu Adisaputra (28) dan Rizki Rialdi (19). Keduanya ditangkap saat hendak melakukan transaksi jual beli obat keras ilegal di Jalan Raya Irigasi samping PDAM Kampung Kedunggede RT 04/02, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (18/9/2019).

Kapolsek Kedungwaringin, AKP Akhmadi menuturkan penangkapan berawal ketika pihak kepolisian sedang melakukan patroli wilayah di lokasi tersebut.

Ketika itu, pihak kepolisian melihat ada sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua orang membawa bungkusan plastik putih yang disimpan diantara pengemudi dan penumpang.

"Keduanya juga terlihat menemui seseorang yang berada di atas sebuah motor disekitar lokasi itu. Karena curiga kami hampiri mereka tapi malah kabur," ujar Akhmadi saat dikonfirmasi, Kamis (19/9/2019).

Petugas langsung mengejar mereka dan kedua pelaku terjatuh.

Barang bukti dugaan kejahatan dua pemuda asal Cikarang Bekasi ditangkap polisi setelah kedapatan membawa ratusan butir obat keras ilegal.
Barang bukti dugaan kejahatan dua pemuda asal Cikarang Bekasi ditangkap polisi setelah kedapatan membawa ratusan butir obat keras ilegal. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Tapi satu pelaku lagi atau seorang pembeli obat terlarang itu berhasil kabur," ucap dia.

Dari tangan keduanya didapatkan obat keras jenus Heximer sebanyak 11 kantong yang berisi 10.500 butir dan pil Tramadol sebanyak 40 keping atau sebanyak 400.

Dari pengakuannya, keduanya hendak menjual obat keras itu ke pembeli asal Karawang yang berhasil kabur.

"Kedua terasangka diamankan ke Polsek Kedungwaringin. Kami masih lakukan penyelidikan dan pengembangan kasus terutama sumber obat keras ini mereka dapatkan," ungkap dia.

Selain barang bukti ratusan butir obat keras, polisi juga mengamankan satu unit HP merk Xiomi, satu unit HP merk Evercross milik tersangka dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam nomor polisi B-4417-FSP berikut STNK asli dan kunci kontak yang digunakan tersangka.

Mereka diduga melanggar Pasal 196 dan/atau Pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, juga Pasal 83 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan.

Sambil Terisak Anak Korban Ungkap Melihat Kekejaman PKI Melakukan Penculikan dan Pembunuhan Brutal

Makam Ade Irma Suryani Nasution yang Tewas Ditembak G30S PKI Terkunci Rapat Seperti Kian Terlupakan

Roy Suryo Ungkap Sejumlah Faktor Kekeliruan dalam Pengeloaan Dana Hibah yang Menjerat Imam Nahrawi

Anies Baswedan Ungkap Keharusan Penggunaan Mobil Ambulans Terkait Ibu Menggendong Jenazah Bayi

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved