Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Rel Kereta Api, Polisi Duga Pegawai PT Transjakarta
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, diduga bahwa pria tersebut merupakan pegawai PT TransJakarta.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: PanjiBaskhara
Seorang pria tanpa identitas ditemukan terkapar bersimbah darah di pinggir rel kereta api Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019) tadi pagi.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, diduga bahwa pria tersebut merupakan pegawai PT TransJakarta.
Pasalnya, saat ditemukan korban mengenakan baju Jak Lingko bewarna biru gelap.
Namun, hingga kini polisi masih memastikannya karena tidak ditemukan identitas korban.
• MENHAN Akhirnya Ungkap Kasus Kivlan Zen Katanya Politik: Ryamizard Ingin Kivlan Segera Bebas
• Dwiki Dharmawan Trio Siap Tampil Di Ajang Festival Standard Bank Joy Of Jazz Afrika Selatan
• VIDEO : Perkosa Bocah SD di Bekasi, Kakek AR Terancam 15 Tahun Penjara
Ditemukan pula selembar kertas hasil rekapan transaksi penjualan Bus Rapid Transit (BRT) Jak Lingko di dalam tasnya.
"Ada dugaan pegawai itu (TransJakarta)," kata Heri saat dikonfirmasi.
Guna memastikannya, polisi pun memanggil pihak TransJakarta.
Sejauh ini baru dua orang saksi yang diperiksa.
• Unsrat Beri Penyuluhan Pembuatan Kompos dari Limbah Jerami Untuk Petani Desa Kolongan
• Resmi Dilantik, Ketua Definitif DPRD Kota Tangerang Ingin Tiru DPRD Kabupaten Tangerang
• Polisi Ringkus Ketua KNPB Agus Kossay karena Curi Motor, Pernah Dicurigai Terlibat Kerusuhan Papua
Dua saksi itu adalah warga sekitar yang melihat korban berjalan sempoyongan sebelum tergelatak.
Belum diketahui perihal niatan korban yang mendatangi tempat yang dikenal sebagai kawasan prostitusi tersebut.
"Belum bisa dipastikan. Kita sedang memanggil orang TransJakarta mau tanya kira-kira ada yang kenal dengan korban itu tidak," ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, pria tanpa identitas itu ditemukan terkapar berlumur darah di kawasan pembangunan double-double track (DDT), Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu 18 September 2019 pagi ini.
Pria berjaket hitam bercelana biru itu hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senen, Jakarta Pusat.
Saat ditemukan terkapar di sana pria tersebut mengalami luka parah. Dia luka di bagian lengan.
"Data pribadinya tidak ada," kata Kapolsek Jatinegara, Kompol Darmo Suhartono. (abs)
Ditemukan di Lokasi Prostitusi
Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak bersimbah darah di dekat tempat prostitusi Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur.
Tepatnya sekitar lokasi pembangunan double-double track (DDT) Jakarta Timur.
Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan korban yang mengalami luka cukup parah di bagian kiri lengan lantaran diduga melakukan percobaan bunuh diri.
"Data pribadinya tidak ada. Dugaan sementara dia melakukan percobaan bunuh diri menggunakan cutter. Korban ditemukan dini hari tadi," kata Darmo saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019).
Pasalnya saat ditemukan warga di kawasan prostitusi itu, sebilah cutter yang berlumur darah ditemukan dekat tubuh korban.
Korban ditemukan warga dalam kondisi tak sadarkan diri karena diduga kehilangan cukup banyak darah, beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan.
"Dibawa ke RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). Korban masih blum sadar, belum bisa dimintai keterangan. Anggota masih di RSCM menemani," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal Unit Reskrim Polsek Jatinegara, Darmo menuturkan tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi juga tak mendapati adanya keributan di lokasi korban ditemukan terkapar.
"Keterangan saksi di lokasi enggak ada ribut-ribut sebelum kejadian. Saksi cuman melihat korban berjalan sempoyongan lalu terjatuh. Jadi bukan korban penganiayaan," tuturnya. (abs)
Diduga Korban Perampokan
PR (38) seorang petugas Jak Lingko PT TransJakarta ditemukan tergeletak bersimbah darah di kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/9) pagi tadi sekira pukul 06.00 WIB.
Polisi menduga PR hendak melakukan percobaan bunuh diri. Namun demikan, PT TransJakarta memilki dugaan lain.
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan dan Humas TranJjakarta Nadia Diposanjoyo menduga PR ditemukan berimsimbah darah karena jadi korban tindak penganiayaam dan pencurian alias perampokan.
Alasannya PR tercatat sebagai petugas kolektor tiket penjualan yang sedang bertugas atau saat kejadian. Dia diduga sedang membawa uang tunai dalam jumlah banyak.
"Untuk dugaan memang sedang dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian. Namun dari kami (TransJakarta) memang diduga ada kejahatan terhadap karyawan kami," kata Nadia saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2019).
Meski tak merinci berapa nominal uang tunai yang dibawa PR saat kejadian, Nadia tak menampik jumlah uang tunai terbilang besar.
Dia juga mengecam pelaku yang diduga melukai PR hingga kehilangan cukup banyak darah dan berharap polisi lekas menangkap pelaku.
"Benar (bawa banyak uang). Kami mengutuk keras pelaku kejadian tersebut. Kasus ini sedang ditangani pihak berwajib untuk mencari pelaku," ujarnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo menyebut belum dapat dipastikan PR jadi korban kejahatan jalanan.
Pasalnya PR yang kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) didampingi anggota Polsek Jatinegara belum dapat dimintai keterangan.
"Belum bisa ditanyai korbannya," tutur Hery.
Sebelumnya, Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan luka sayatan cutter di bagian tangan kiri PR diduga akibat percobaan bunuh diri.
Pemeriksaan awal saksi di lokasi kejadian juga tak mendapati keributan sebelum PR ditemukan bersimbah darah dalam posisi telungkup.
"Keterangan saksi di lokasi enggak ada ribut-ribut sebelum kejadian. Saksi cuman melihat korban berjalan sempoyongan lalu terjatuh. Jadi bukan korban penganiayaan," kata Darmo.
KORBAN KOLEKTOR TIKET PENJUALAN
Sebelumnya diberitakan pria yang ditemukan terluka bersimbah darah di perlintasan rel kawasan Gunung Antang, Kecamatan Jatinegara tadi pagi merupakan karyawan Transjakarta.
Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan dan Humas Transjakarta Nadia Diposanjoyo.
Ia menyatakan mengatakan korban berinisial PR (38) bertugas sebagai kolektor tiket penjualan.
"Benar, yang bersangkutan adalah karyawan Transjakarta. Petugas kolektor tiket penjualan yang sedang bertugas," kata Nadia saat dikonfirmasi, Rabu (17/9/2019).
PR disebutkan mengalami luka sayat di tangan kiri dan kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Pihak perusahaan pun akan menanggung semua biaya pengobatan PR.
Nadia menuturkan pihaknya kini fokus mendampingi PR yang hingga kini belum dapat dimintai keterangan oleh polisi karena lukanya.
"Transjakarta menanggung seluruh biaya yang timbul akibat kejadian ini termasuk pemulihan trauma usai kejadian," ujarnya.
Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan pihaknya belum dapat memastikan PR jadi korban penganiayaan atau bukan.
Namun dari hasil penyelidikan sementara Unit Reskrim Polsek Jatinegara, RG diduga melakukan percobaan bunuh diri.
Pasalnya dekat lokasi RG terkapar ditemukan sebilah cutter yang diduga digunakan untuk melukai lengan kirinya hingga lemas akibat pendarahan.
"Dugaan sementara dia melakukan percobaan bunuh diri menggunakan cutter. Korban ditemukan dini hari tadi," tutur Darmo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pria-tanpa-identitas-ditemukan-terkapar-bersimbah-darah.jpg)