Keracunan Kopi

Ilegal dan Dilarang Sejak 2011, Kopi Cleng dan Kopi Jantan Sebabkan Warga Sumedang Keracunan

Kopi Cleng dan Kopi Jantan Dilarang Sejak 2011. BPOM Juga nyatakan kedua kopi itu ilegal. Kedua kopi itu sebabkan 10 orang keracunan

Ilegal dan Dilarang Sejak 2011, Kopi Cleng dan Kopi Jantan Sebabkan Warga Sumedang Keracunan
KOMPAS.com/AAM AMINULLAH
Korban keracunan usai minum kopi bermerek Kopi Cleng dirawat intensif di IGD RSUD Sumedang, Selasa (17/9/2019) malam. 

Kasatnarkoba Polres Sumedang AKP Idan Wahyudin mengatakan, Kopi Cleng dan Kopi Jantan, telah dilarang peredarannya sejak 2011.

Diketahui dua kopi ini menyebabkan 10 warga di Sumedang keracunan.

"Pengakuan pedagang, itu mereka terima produknya dari sales. Salesnya pun tidak jelas identitasnya.

Sebelum menerima produk itu, penjual mengaku menerima kepastian bahwa produk tersebut aman dari sales tersebut. Jadi ini beredar ilegal dan diedarkan oleh sales," ujarnya, Rabu (18/9/2019).

Setelah kejadian itu, BPOM Bandung, Polres Sumedang, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat melakukan sidak ke sejumlah toko jamu, Rabu.

Namun, saat sidak ke tiga toko jamu di wilayah Sumedang kota, tidak ditemukan lagi produk bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan itu.

Idan menuturkan, untuk memastikan produk tersebut tidak lagi dijual di pasaran, ke depan, pihaknya akan terus melakukan pengecekkan dan penyitaan jika ditemukan masih beredar produk serupa.

Saat ini pihaknya belum bisa menjamin produk tersebut sudah tidak lagi dijual di pasaran di wilayah Kabupaten Sumedang.

"Kami belum bisa menjamin produk itu tidak ada lagi di pasaran. Untuk itu kami akan terus melakukan pengecekan, khususnya ke toko-toko jamu di wilayah Sumedang.

Tapi kami imbau kepada penjual, bila masih ada agar tidak menjualnya," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved