Persija
Setelah Bruno Matos dan Steven Paulle, Macan Kemayoran Kembali Lepas Dua Pemain Ini
Yan Pieter akan menghabiskan sisa kompetisi Liga 1 2019 dengan berseragam Kalteng Putra, sedangkan Yogi berlabuh di markas Perseru
Setelah Bruno Matos dan Steven Paulle, Macan Kemayoran Kembali Lepas 2 Pemain
Manajemen Persija Jakarta memastikan melepas dua pemain pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2019.
Pemain yang hengkang adalah gelandang Yan Pieter Nasadit dan winger Yogi Rahadian.
• Julio Banuelos Perpanjang Nafas di Persija Jakarta, Macan Kemayoran Menang 2-1 Atas PSIS Semarang
• Menang 2-1 Awal Kebangkitan Persija, Pelatih PSIS Tetap Apresiasi Penampilan Anak Asuhnya
• Riko Simanjuntak: Kemenangan 2-1 Atas PSIS Bagian dari Proses Kebangkitan Persija Jakarta
Yan Pieter akan menghabiskan sisa kompetisi Liga 1 2019 dengan berseragam Kalteng Putra, sedangkan Yogi berlabuh di markas Perseru Badak Lampung.
Posisi Yogi akan diisi Rahmad Hidayat yang baru saja gabung tim Macan Kemayoran dari Bhayangkara FC.
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus berharap keputusan ini berdampak positif untuk kedua pemain.
• Posisi Simon McMenemy Mulai Goyang, Dua Nama Ini Santer Disebut Bakal Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Ferry Paulus yakin Yan Pieter dan Yogi dapat lebih berkembang di klub barunya masing-masing.
"Yogi Rahadian merapat ke Perseru Badak Lampung, serta Yan Pieter ke Kalteng Putra. Mereka adalah pemain bagus. Kami berharap mereka dapat berkembang di sana," ujar Ferry Paulus, dikutip dari laman resmi Persija, Senin (16/9/2019).
"Terima kasih kepada mereka atas dedikasinya selama bermain untuk Persija. Semoga semakin sukses bersama klub barunya," imbuh Ferry Paulus.
• Raja Judi Asal Kalimantan Jadi Incaran FBI, Ganggu Sistem Keuangan Amerika Serikat
Sebelumnya, Persija telah kedatangan tiga pemain baru yakni bek Alexander Reame (Xandao), bek Fachruddin, dan playmaker Joan Tomas.
Persija juga sudah lebih dahulu melepas dua pemain, yakni Bruno Matos dan Steven Paulle.
Perpanjang nafas
Sehari sebelumnya, Julio Banuelos baru saja sukses membawa Persija Jakarta memenangi laga teranyar kontra PSIS Semarang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) petang.
Tim Macan Kemayoran berhasil menang tipis 2-1 melalui gol striker Marko Simic dari titik penalti di menit ke-45+3 dan gol gelandang Rohit Chand pada menit ke-53.
Sedangkan satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Septian David Maulana pada menit ke-63.
• VIDEO: Cerita Founder Ngider Sedekah Indonesia Sempat Dikira Biayai Teroris
Kemenangan itu mengatrol posisi Persija dari zona degradasi klasemen sementara Liga 1 2019.
Persija naik dari posisi ke-17 ke peringkat 15 dengan 17 poin dari 16 laga.
Sedangkan sang lawan, PSIS, berada di posisi 12 klasemen sementara dengan 19 poin dari 18 laga.
Kemenangan itu tak ayal memperpanjang nafas Julio Banuelos di kubu Persija.
• Ini Sambal Goreng Ati yang Disukai BJ Habibie, Ada Campuran Petai dan Leher Ayam Garing
Seperti diketahui, manajemen Persija telah mengultimatum pelatih asal Spanyol itu agar mampu memenangi laga lawan PSIS, atau dipersilakan angkat kaki dari Jakarta.
Mantan asisten pelatih Luis Milla di Timnas Indonesia itu pun secara khusus memberikan kredit kepada para pemainnya karena telah bekerja keras di atas lapangan.
"Saya mempersembahkan kemenangan ini untuk para pemain yang sudah memberikan penampilan yang terbaik dan maksimal malam ini," ujar Julio Banuelos selepas laga, Minggu malam.
• Presiden Jokowi Sebut KPK Lembaga Negara: Tapi Yang Namanya Mengembalikan Mandat Itu Enggak Ada
Entrenador berusia 48 tahun itu sempat disinggung tentang kemenangan yang datang setelah muncul ultimatum dari manajemen Persija.
Pria yang selama bermain berposisi sebagai bek itu pun enggan menanggapi lebih jauh tentang adanya ultimatum dari CEO Persija Ferry Paulus itu.
"Saya tidak setuju dengan Anda (baru menang setelah dapat ultimatum). Yang penting, saat ini Persija sedang dalam satu proses, dimana setiap pertandingan ada peningkatan yang signifikan dari para pemain," katanya.

"Para pemain sudah berusaha maksimal, karena itu kemenangan ini saya persembahkan untuk semua pemain," bilang Julio Banuelos.
Dalam laga itu, Persija sudah dapat tampil full team setelah kiper Andritany Ardhiyasa dan Rohit Chand kembali dari Timnas masing-masing.
Secara khusus, Julio Banuelos memuji gelandang asal Nepal, Rohit Chand, yang menurutnya sangat penting bagi permainan tim.
• Keseruan Ratusan Bocah di Tangsel saat Ikuti Simulasi Bencana Alam
"Rohit Chand adalah pemain yang sangat penting bagi kami, dimana dia selalu tampil penuh semangat dan penuh tanggung jawab. Itulah Rohit Chand, pemain yang selalu bermain tanpa kenal lelah," katanya.
Selain mempersembahkan kemenangan untuk para pemainnya, Julio Banuelos juga menghadiahkan tiga poin itu untuk suporter setia Persija, Jakmania.
"Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dan pada akhirnya kami mampu memenangkan pertandingan yang kami persembahkan kepada seluruh pemain dan seluruh Jakmania," ucapnya.
• Judul Film Apa yang Berjaya Meraih Jumlah Penonton Terbanyak Sampai Awal Pekan Ini?
Sekadar informasi, manajemen Persija Jakarta mengultimatum Julio Banuelos untuk membawa Persija menang atas PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019), atau akan menghadapi pemecatan.
"Persija Jakarta memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos dan asisten pelatih Eduardo Perez," tutur CEO Persija Ferry Paulus, dikutip dari situs resmi Persija.
"Apabila gagal menang melawan PSIS nanti, mereka akan mundur dari kursi juru taktik," tegas Ferry Paulus