Senin, 27 April 2026

Investasi

Dana Asing Keluar dari Saham Pindah ke Obligasi, Apa Penyebabnya?

Pekan ini transaksi asing yang keluar dari pasar saham Indonesia mencapai nilai Rp 783,59 miliar.

adobe
Ilustrasi obligasi 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Investor asing masih melanjutkan aksi jual pada pekan ini.

Pekan ini transaksi asing yang keluar dari pasar saham Indonesia mencapai nilai Rp 783,59 miliar.

Sementara jika dihitung secara year to date aksi jual bersih asing di pasar saham Indonesia hingga Jumat (13/9/2019) mencapai angka Rp 11, 65 triliun di pasar reguler.

Akan tetapi total net buy asing di keseluruhan pasar, yakni pasar reguler dan negosiasi masih menunjukkan dominasi aksi beli asing sebesar Rp 52,34 triliun.

Per Kamis (12/9/2019), proporsi transaksi asing di pasar saham Indonesia hanya berkontribusi sebesar 33 persen dari total transaksi yang ada.

Bagaimana Pergerakan IHSG Awal Pekan? Berikut Penjelasan Analisis dan Perjalanan IHSG Pekan Lalu

Saat ini pelaku pasar harian di pasar saham sudah didominasi oleh investor domestik yang membuat transaksi harian domestik saat ini lebih tinggi ketimbang transaksi harian asing.

Wawan Hendrayana, Head of Research Infovesta Utama, mengatakan, aksi asing yang ramai-ramai meninggalkan bursa saham Indonesia salah satunya dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.

“Bisa lihat pertumbuhan laba emiten tidak setinggi tahun sebelumnya, jadi wajar saja. Kalau dlihat, IHSG positif hanya tiga persen sementara pada Dow Jones itu return-nya 16 persen ytd. Jadi untuk pergerakan saham memang saat ini regional Asia Pasifik lebih menarik daripada Indonesia,” kata Wawan, baru-baru ini.

Selain itu, Wawan juga melihat terdapat beberapa investor yang saat ini cenderung memindahkan portofolionya ke instrumen yang lebih prospektif.

Menurut Wawan untuk menarik kembali minat asing pada bursa Indonesia, diperlukan satu katalis positif seperti misalnya penurunan suku bunga.

Di sisi lain, meskipun asing terus meninggalkan bursa Indonesia, kinerja obligasi justru menunjukkan performa yang positif.

Suria Dharma, Kepala Riset Samuel Sekuritas, mengatakan, sebenarnya dana asing tidak meninggalkan Indonesia.

Investor asing hanya memindahkan instrumen investasinya.

“Asing itu keluar pindah ke obligasi, jadi obligasinya positif. Walaupun di kita negatif karena bulan Agustus jelek, tapi sebetulnya obligasinya plus. Jadi sebenarnya cuma pindah sektor dan malah lebih besar nilai yang masuk ke obligasi dibandingkan yang keluar dari saham,” kata Suria.

Perancis Mendesak Uni Eropa Agar Mengatur Mata Uang Digital Libra

Langkah yang dipilih oleh investor untuk memindahkan portofolio salah satunya dilakukan dalam rangka mencari instrumen investasi yang lebih aman dan prospektif di tengah ketidakstabilan pasar saham yang saat ini terjadi.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved