Merchant di E-Commerce Mulai Dikenakan Bayaran, Berikut Penjelasan dari idEA
Belakangan ini muncul kabar bahwa para pelaku start up di bidang e-commerce mulai melakukan monetisasi terhadap bisnisnya.
Strategi monetisasi memang umum dilakukan oleh start up yang sudah memiliki basis penguasaan pasar yang kuat serta valuasi besar.
Berdasarkan polanya, start up yang baru mulai menjalani bisnis umumnya akan berorientasi untuk melebarkan pasar terlebih dahulu.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Belakangan ini muncul kabar bahwa para pelaku start up di bidang e-commerce mulai melakukan monetisasi terhadap bisnisnya.
Hal ini dibenarkan oleh Indonesian E-Commerce Association (idEA).
“Yang saya dengar begitu, jadi ada beberapa platform yang tadinya tidak mengenakan charge ke penjual sekarang mulai ada charge-nya,“ ujar Ketua Umum idEA, Ignatius Untung, dikutip dari Kontan.
• Simak Tawaran Promo KPR BTN yang Menggandeng Waskita Realty
Ignatius mengatakan, strategi monetisasi memang umum dilakukan oleh start up yang sudah memiliki basis penguasaan pasar yang kuat serta valuasi besar.
Berdasarkan polanya, start up yang baru mulai menjalani bisnis umumnya akan berorientasi untuk melebarkan pasar terlebih dahulu.
Setelah memiliki basis penguasaan pasar serta valuasi yang besar, start up cenderung akan mencari sumber-sumber pendapatan baru, salah satunya dengan cara memonetisasi bisnis yang dijalankan.
Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko kegagalan dalam menggalang dana.
• Jasa Marga Melakukan Razia Kendaraan ODOL, Ada 130 Kendaraan Tertangkap
Menurut Ignatius, risiko gagal galang dana yang dihadapi startup akan menjadi lebih besar ketika start up sudah memiliki valuasi yang besar di kelasnya.
Seiring terjadinya kenaikan pada valuasi start up, maka besaran nilai yang dibutuhkan untuk berinvestasi pada startup tersebut akan semakin tinggi.
Sementara itu, jumlah investor yang memiliki dana besar tidaklah banyak sehingga potensi untuk menjaring dana segara dari investor akan semakin kecil.
“Misal valuasinya sudah Rp 10 triliun, untuk mendapatkan dana sebesar Rp 1 triliun kan dia (start up) harus melepas share 10 persen, nah ada yang mau enggak bayar Rp 1 triliun untuk share 10 persen?“ kata Igantius.
Dalam hal ini, strategi monetisasi pasar menjadi langkah yang banyak diambil oleh pelaku bisnis start up dalam menghindari risiko gagal galang dana.
• Selama Bulan Oktober-Desember 2019, Bebas Visa ke Korea Selatan
Langkah monetisasi yang dilakukan pun bermacam-macam, bergantung pada model bisnis yang dijalankan oleh masing-masing start up.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/e-commerce_9999.jpg)