Putusan Hakim Kuatkan Kewenangan Dewan Pers Untuk Verifikasi Perusahaan Pers

Dewan Pers Tegaskan Telah Menangkan Gugatan Tentang Uji Kompetensi Wartawan. Simak selengkapnya

Putusan Hakim Kuatkan Kewenangan Dewan Pers Untuk Verifikasi Perusahaan Pers
Istimewa
ILUSTRASI 

KEWENANGAN Dewan Pers untuk melakukan uji kompetensi wartawan (UKW), dan memverifikasi perusahaan media digugat beberapa organisasi wartawan.

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memenangkan dewan pers selaku tergugat.

Berikutnya di tingkat pengadilan tinggi, hakim kembali memenangkan dewan pers.

Polisi Berencana Mencari Secara Manual Terkait Identitas Mayat Mr X Masih Belum Teridentifikasi

Namun kemudian beredar hoax berisi seolah-olah Dewan Pers kalah melawan gugatan yang diajukan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), WL dan kawan-kawan.

Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun, menegaskan, bahwa dewan pers telah memenangkan gugatan itu baik di tingkat PN maupun PT.

Fakta itu ada di dalam keputusanNo.331/PDT/2019/PT.DKI tanggal 26 Agustus 2019, majelis hakim tinggi Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang terdiri dari Imam Sungudi sebagai ketua dan hakim anggota masing-masing Haryono dan Hiyanto, menyatakan seluruh gugatan tergugat WL ditolak, juga menghukum para tergugat untuk membayar perkara.

Pameran Properti Terbesar dan Ikonik di Bekasi, RumahHokie Fair 2019, Dibuka Hingga Pekan Depan

Artinya, Dewan Pers menang lagi di PT DKI Jakarta setelah sebelumnya menang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sehingga kebijakan Dewan Pers bersama Konstituen membuat peraturan Standar Kompetensi Wartawan dan Uji Kompetensi Wartawan sudah sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh UU Pers No. 40 tahun 1999.

“Kewenangan Dewan Pers itu sesuai dengan fungsinya sebagaimana diatur di dalam Pasal 15 ayat 2 huruf f. Pasal itu menyebut, Dewan Pers memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam membuat peraturan-peraturan pers. Jadi Standar Kompetensi Wartawan dan Uji Kompetensi Wartawan itu ada niscaya dan sudah diikuti oleh semua stakeholder pers, karena memang diperlukan,” ujar Hendry CH Bangun, di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved