Senin, 13 April 2026

BJ Habibie Meninggal Dunia

Ini Sumbangsih BJ Habibie untuk Dunia Olahraga

Dalam dunia sepak bola, ada Habibie Cup yang digelar hingga penyelenggaraan tahun 2015...

wikipedia
Habibie Cup 

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie wafat di usia 83 tahun pada hari Rabu (11/9/2019) pukul 18.02 WIB.

Meski beliau dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia, tetapi beliau peduli dengan olahraga Indonesia.

Dua cabang yang menjadi perhatian BJ Habibie adalah sepak bola dan catur.

Dalam dunia sepak bola, ada Habibie Cup yang digelar hingga penyelenggaraan pada tahun 2015.

Untuk catur, sempat ada Piala Habibie yang digelar pada 1991 dan 1993.

Dilansir dari Harian KOMPAS terbitan 19 Oktober 1991, tiga grandmaster (GM) Indonesia saat itu ikut serta dalam turnamen Piala Habibie I.

Utut Adianto, Ardiansyah, dan Herman Suriadiredja, ikut bertanding pada turnamen catur Piala Habibie I yang berlangsung di wisma catur F Sumantri, Tanah Abang, Jakarta, 2-18 Oktober 1991.

Park Seo Joon Akan Jadi Bintang Tamu Three Meals A Day

Kang Daniel Coba Karir Baru Memandu Acara Streaming di Aplikasi

Girlband Matilda Resmi Dibubarkan Box Media Entertainment

Kejutan terjadi ketika Master Nasional (MN) Monang Sinulingga tampil sebagai juara Tempat kedua direbut Grandmaster (GM) Utut Adianto dengan nilai 9 MP.

Turnamen Piala Habibie II digelar pada 2013. Tiga GM, Utut Adianto, Ardiansyah, dan M Edhi Handoko, ikut serta dalam turnamen tersebut..

Berbeda dengan penyelenggaraan pertama, gelaran kedua kejuaraan catur perorangan tersebut dibagi dalam dua kelompok, non-master dan master, menggunakan sistem Swiss 11 babak.

Jumlah total hadiah yang digelontorkan kepada para pemenang juga naik, dari Rp 11 juta pada 1991 menjadi Rp 16 juta pada 1993.

"Piala Habibie saat itu memecahkan rekor dalam jumlah hadiah dibandingkan turnamen-turnamen catur sebelumnya ," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Percasi, Kristinus Liem ketika dihubungi Kompas.com, Rabu malam.

Salah satu pecatur andal Indonesia yang lahir dari turnamen Piala Habibie adalah Eka Putra Wirya.

Dilasir dari Kompas, 19 Februari 2019, kiprah Eka di dunia catur Tanah Air dimulai ketika dia menjadi master nasional pada Piala Habibie 1991.

Pada 1992, Eka diajak menjadi pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved