Melakukan Transformasi Digital Agar Perbankan Dapat Menjaga Kinerja
ransformasi ke digital menjadi senjata perbankan pertahankan kinerja di tengah tren margin bunga bersih yang mengarah pada penurunan.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Beralih atau melakukan transformasi digital akan jadi cara perbankan untuk menjaga perolehan laba di tengah tren margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) yang mengarah pada penurunan.
Digitalisasi itu bakal mendorong efisiensi berbagai biaya.
Saat ini bank berlomba-lomba melakukan transformasi layanan ke arah digital.
Perkembangan teknologi memaksa mereka melakukan perubahan untuk bisa memenuhi tuntutan masyarakat yang menghendaki proses transaksi perbankan mudah, cepat dan efisien.
Layanan buka rekening, mengajukan pinjaman, dan melakukan pembayaran pun kini bisa dilakukan secara daring.
• Ini Cara Jeff Bezos dan Elon Musk dalam Meraih Ambisi
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya saat ini telah memiliki aplikasi Brispot sebagai layanan pengajuan pinjaman daring, BRImo sebagai platform buka rekening secara digital.
Juga melalui anak usahanya BRI Agro memiliki platform Pinjaman Tenang (Pinang) sebagai layanan pinjaman digital.
Layanan pembukaan rekening online juga dimiliki ditawarkan bank lain misalnya seperti Bank BCA, Bank BNI, Bank CIMB Niaga dan lain-lain.
Bahkan bank ada juga bank yang sudah memproklamirkan sebagai bank digital seperti Bank BTPN lewat layanan Jenius dan DBS lewat Digibank.
Bank Royal yang baru saja diambil BCA juga direncanakan akan dikembangkan jadi bank digital.
• Bitcoin Kembali Masuk Tren Bergerak Naik
Bank Artos Indonesia yang akan diakuisisi oleh Bankir senior Jerry Ng dan pengusaha Patrick Sugito Walujo juga akan fokus jadi bank bank digital.
Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot, mengatakan, melalui adopsi teknologi, bank dapat beroperasi secara lebih efisien.
Transformasi digital juga telah mengubah aktivitas perbankan tanpa perlu ada keberadaan fisik kantor sehingga menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.
"Biaya transaksi dapat jadi lebih rendah dan customer base juga semakin luas, seiring dengan itu frekuensi transaksi dapat meningkat sehingga berpotensi meningkatkan fee based income," kata Sekar seperti dikutip Kontan, Minggu (8/9/2019).
• Bill Gates Ketemu Warren Buffett Bicara soal Buku, Ini Kutipan Pembicaraannya
Bank Yudha Bhakti bersama pemegang saham barunya yakni perusahaan fintech Akulaku akan bersinergi untuk memberikan layanan perbankan secara digital.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kredit-tanpa-anggunan-online_1717.jpg)