Selasa, 5 Mei 2026

Hari Literasi Internasional

MRT Gandeng Perpusnas dan Yayasan Kumpulkan Buku Bacaan,MRT Siapkan Perpustakaan di 13 Stasiun

MRT Gandeng Perpusnas dan Yayasan Kumpulkan Buku Bacaan, MRT Siapkan Perpustakaan di 13 Stasiun

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja merah jambu) saat membaca buku di rangkaian kereta MRT dari Stasiun Bundaran HI sampai Lebak Bulus, Minggu (8/9/2019) pagi. Hal itu dilakukan Anies sebagai bentuk kampanye Program #RuangBacaJakarta dengan memanfaatkan waktu luang saat menunggu transportasi umum. 

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menggandeng Yayasan Taman Baca Inovator dan Perpustakaan Nasional dalam menyeleksi dan mengumpulkan buku bacaan di 13 stasiun.

Buku bacaan yang disumbangkan masyarakat akan diletakan di rak buku di setiap stasiun, sehingga penumpang bisa membacanya selama di perjalanan.

“Buku-buku yang dikumpulkan itu akan kami masukan ke dalam rak yang dinamakan micro library (perpustakan kecil) di setiap stasiun MRT,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sibandar pada Minggu (8/9/2019).

Bima Aryo Termenung di Kuburan ART yang Tewas Karena Digigit Anjing Sparta Miliknya

Untuk tahap awal, kata dia, perpustakaan kecil ini akan dibangun di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI di Jalan Kendal. Rencananya, perpustakaan kecil itu akan diresmikan pada Oktober 2019 mendatang.

“Selain gerakan baca buku yang masih berbentuk fisik, nanti akan kami buatkan berupa digital books. Sampai saat ini tahapannya masih dibahas dengan Perpustakaan Nasional,” ujarnya.

Mengenai keamanan buku, kata dia, MRT masih membahasnya dengan yayasan dan Perpusnas. Mulai pekan depan, MRT akan mengatur skema peminjaman buku itu kepada masyarakat.

“Saat ini buku kami taruh di area dalam MRT atau di tempat penumpang telah tap in kartu elektroniknya, dan dikembalikannya ke drop box setelah turun dari kereta. Nah untuk skema pengawasannya masih kami bahas,” jelasnya.

VIRAL Polisi Tangkap Pelaku Catcalling di Lampu Merah, Korban dan Pelaku Pelecehan Verbal Berdamai

Sebelumnya diberitakan PT Mass Rapid Transit (MRT) menyiapkan kotak donasi buku dan rak buku di 13 Stasiun MRT dari Bundaran HI, Jakarta Pusat sampai Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Keberadaan fasilitas ini sebagai dukungan dari kampanye Program #RuangBacaJakarta yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan menggandeng tiga komunitas literasi.

“Kotak dan rak donasi buku kami buat juga untuk memperingati Hari Literasi Internasional yang jatuh setiap tanggal 8 September,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sibandar di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (8/9/2019).

National Geographic Sebut TPA Bantargebang Milik DKI Jakarta Terbesar di Dunia

William mengatakan, lembaganya menggandeng tiga komunitas literasi yakni Taman Baca Inovator, Indoredgram dan Booktube Indonesia.

Kampanye yang dilakukan oleh komunitas ini dianggap sukses karena berkaca pada pengalaman 2018 lalu.

Saat itu, jumlah relawan yang mengikuti kampanye #RuangBacaJakarta di Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dari Stasiun Jakarta Kota-Stasiun UI, Kota Depok lebih banyak tiga kali lipat dibanding kegiatan perdana 2017 lalu.

Kurir Sabu di Cikarang Ditangkap Polisi, Tiap Kali Ngirim Dapat 50 Ribu, Pemasoknya Masih Diburu

Selain itu, acara ini juga dilengkapi olehg workshop sebagai pelengkap acara untuk menumbuhkan minat masyarakat dalam membaca buku.

“Program ini sangat bagus bagi generasi bangsa demi perkembangan pengetahuan, karena tidak hanya diikuti oleh orangtua namun semua khalayak dari anak-anak sampai remaja juga ada,” ujar William.

Untuk memeriahkan acara, MRT bersama tiga komunitas ini membuka sesi talkshow dengan tema ‘Make Reading a Trend’.

Walau Rutin Dibersihkan PPSU, Kali Pulo Menghitam Penuh Sampah dan Limbah

Sesi ini akan menjelaskan, bahwa membaca buku merupakan tren masyarakat untuk menyikapi perkembangan zaman yang kian modern.

“Talkshow ini diisi oleh pembicara yang berkompeten di bidangnya, seperti Chiki Fauzi (Spoke Person Wardah), Stefanni Bella selaku penulis buku Elegi Renjana dan Sophia Mega sebagai Booktuber dan penulis buku Loe Ngerti Siapa Gue,” katanya. 

Isi Waktu Tunggu  dengan Membaca

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk mengisi waktu luang saat menunggu transportasi umum maupun di perjalanan dengan membaca buku.

Hal itu dikatakan Anies dalam kampanye Program #RuangBacaJakarta di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Minggu (8/9/2019) pagi.

Banyak Taman di Jaksel Dijajah Utilitas, Kasudin Kehutanan dan Pertamanan Salahkan PTSP

Sebagai daerah yang berstatus sebagai Kota Metropolitan, kata Anies, Jakarta perlu menerapkan gerakan membaca.

“Untuk bisa maju berkembang maka warganya harus bisa menjadi warga yang memiliki tingkat literasi yang tinggi,” kata Anies pada Minggu (8/9/2019) pagi.

Dalam kesempatan itu, Anies mencoba membaca buku cerita saat berada di dalam rangkaian kereta MRT dari Bundaran HI menuju Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

HOAKS Video Atraksi Cewek Pesilat Pasar Nusa Purbalingga Tewas Dipalu, Ini Klarifikasi Perguruannya

Saat itu Anies mampu membaca beberapa halaman di buku yang berisi cerita pendek.

“Dalam waktu 30 menit perjalanan (Bundaran HI-Lebak Bulus) saya bisa membaca beberapa cerita di buku itu,” ungkapnya.

Anies menjelaskan, ada 13 stasiun yang dilintasi oleh rangkaian kereta ini dan semuanya memiliki jeda waktu.

Kata dia, jeda waktu itulah yang diminta Anies untuk dimanfaatkan dengan membaca sebuah buku, saat berada di kereta maupun menunggu kedatangan kereta di peron.

“Dari jeda itu kami tawarkan kepada masyarakat, silakan ambil buku untuk dibaca di sepanjang perjalanan lalu silakan dikembalikan di stasiun tujuan,” ujarnya.

Untuk jenis bukunya disesuaikan dengan profil masyarakat Jakarta. Dengan kampanye ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan waktu luang selama di perjalanan dengan membaca, sehingga kegiatan ini bisa menjadi aktivitas rutin.

“Kami ingin aktivitas ini menjadi kebiasaan bagi warga Jakarta karena di perjalanan seperti ini merupakan kesempatan yang baik untuk membaca hal-hal yang ringan,” katanya.

 Sumbang Buku Bacaan di Stasiun MRT

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program #RuangBacaJakarta di transportasi Mass Rapid Transit (MRT) jurusan Bundaran HI sampai Lebak Bulus.

Caranya dengan mendonasikan buku ke dalam rak buku di 13 Stasiun MRT di wilayah setempat.

“Bukunya bisa disumbangkan oleh masyarakat, tentu MRT nanti yang mengumpulkan dan kami akan menyambut baik bila masyarakat mau menyumbangkan bukunya,” kata Anies di Stasiun MRT Lebak Bulus, pada Minggu (8/9/2019).

Anies mengatakan, buku yang akan disumbangkan nanti sebaiknya yang berisi bacaan ringan. Hal ini mempertimbangkan waktu terlama perjalanan MRT dari Bundaran HI sampai Lebak Bulus sekitar 30 menit.

“Durasi peminjamannya kan sebentar, lain dengan meminjam buku seminggu. Kalau pinjam buku seminggu tebalnya 700 halaman nggak apa-apa, tapi kalau ini relatif bacaan-bacaan yang ringan,” ujar Anies.

Hal itu dikatakan Anies dalam kampanye Program #RuangBacaJakarta di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Anies mencoba membaca buku cerita pendek (cerpen)) saat berada di dalam rangkaian kereta MRT dari Bundaran HI menuju Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Selain menumbuhkan minat baca, kata dia, tujuan lain dari kegiatan ini untuk memberi pengalaman kepada penumpang selama perjalanan.

Dengan begitu, waktu yang selama ini tersia-sia selama menunggu perjalanan justru bisa dimanfaatkan dengan membaca.

“Gerakan ini kami lakukan sekarang karena bertepatan dengan Hari Literasi Internasional, sekaligus Jakarta menjadi tuan rumah dalam ajang Book Fair 2019 di Jakarta Convention Center (JCC),” ujarnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved