Minggu, 10 Mei 2026

Mau Melanjutkan Kuliah di Luar Negeri, Berikut Tips Kelola Uang

Mahasiswa yang kuliah di luar negeri wajib mengatur keuangan dengan cermat agar hidup tetap nyaman dan aman.

Tayang:

WARTA KOTA, PALMERAH--- Melanjutkan studi di di luar negeri, bagi kebanyakan mahasiswa, berarti identik dengan urusan menghemat duit.

Mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri harus pandai mengatur keuangan. 

Kuliah di luar negeri jadi impian sebagian kaum millenial.

Umumnya, mereka mengikuti program beasiswa untuk dapat mewujudkan impiannya.

Budi Raharjo, Financial Planner OneShildt, mengatakan, millenial yang kuliah di luar negeri cenderung ingin jalan-jalan ke negara lain.

Apakah Anda begitu?

Jika jawaban Anda iya, segera singkirkan dulu agenda jalan-jalan itu.

Karena, Anda harus berhitung dan membuat daftar anggaran biaya hidup selama kuliah di luar negeri.

Harga Bitcoin Bisa 20.000 Dollar AS, Asal Dapat Memenuhi Syarat Ini

Sebelumnya Anda harus mengetahui nilai uang saku dan fasilitas yang didapatkan.

Karena, kedua hal tersebut menjadi bekal membuat anggaran biaya bulanan.

Pertama, yang harus Anda lakukan adalah membuat anggaran biaya kebutuhan pokok seperti tempat tinggal, makan dan transportasi.

Anda dapat mencari referensi biaya tersebut melalui internet atau teman yang sudah berpengalaman. 

Selain mencari tempat tinggal yang nyaman, sebaiknya Anda menyewa kamar sesuai dengan kemampuan finansial.

Sehingga, uang bulanan Anda tidak habis untuk membayar biaya tempat tinggal.

Anda dapat mencari tempat tinggal yang tidak terlalu jauh dari kampus.

Sehingga, Anda tidak harus menganggarkan dana terlalu besar untuk biaya transportasi. 

Untuk urusan makan, sebaiknya Anda mulai belajar memasak.

Kinerja IDX30 Loyo, Saham-sahamnya Masih Layak Dikoleksi? Berikut Penjelasan Analis Saham

Agar Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menyiapkan biaya makan saban harinya.

"Biaya makan di restoran cukup mahal di luar negeri, sebaiknya Anda masak sendiri," kata Budi.

Namun bila Anda ingin sekali makan di restoran sebaiknya pilih waktu siang atau malam hari.

Anda dapat menggabung waktu makan siang dan malam.

Anda tidak perlu khawatir kelaparan, karena restoran di luar negeri menyajikan makanan dalam porsi besar.

Agensi Pengelola Super Junior-EXO-Girl Akan Bikin Platform Blockchain

Kedua, Anda wajib menyisihkan uang saku bulanan untuk dana darurat.

Budi mengatakan, dana tersebut dapat Anda gunakan ketika kiriman uang bulan terlambat.

Dengan begitu, Anda tetap dapat beraktivitas seperti biasa meski uang bulanan belum di tangan.

Budi menyarankan Anda sebaiknya memiliki dana darurat minimal senilai satu bulan pengeluaran.

Anda dapat menyisihkan sekitar 10 persen-20 persen  dari uang saku bulanan untuk tabungan dana darurat.

Anda dapat menyimpan dana darurat di dalam rekening yang terpisah.

Sehingga, Anda tidak sampai menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan konsumtif. 

Setelah dana darurat terkumpul, Anda dapat menyisihkan sekitar 10 persen-20 persen uang saku untuk tabungan.

Anda dapat menggunakan tabungan tersebut untuk kebutuhan entertaiment.

Atau, Anda dapat menggunakannya untuk kebutuhan lain yang tidak terduga.    

Mau Kirim Pesan dengan Jadwal di Telegram? Ini Cara Pakainya

Eko Endarto, Financial Planner, mengatakan, Anda sebaiknya menunda agenda jalan-jalan bila belum memiliki dana darurat dan tabungan.

Bila ingin menjelajah negara lain, Anda sebaiknya menabung sejak jauh-jauh hari.

Agar Anda tidak sampai menggunakan dana darurat untuk aktivitas tersebut.

Ketiga, Anda harus mempunyai sifat disiplin.

Anda harus mengutamakan kebutuhan pokok dan menabung baru kebutuhan konsumtif lainnya.

Anda sebaiknya mencatat seluruh pengeluaran harian secara teratur.

Jadi, Anda tahu nilai pengeluaran yang dilakukan saban harinya.

Anda dapat mencatat pengeluaran tersebut secara manual menggunakan Microsoft Excel atau buku catatan.

Bila ingin praktis, Anda dapat menggunakan aplikasi akuntasi yang tersedia di App Store atau Play Store. 

Cari pendapatan tambahan

Bila uang saku tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup.

Anda dapat mencari pendapatan tambahan dengan bekerja paruh waktu.

Anda dapat bekerja di restoran, cafe, kantin kampus, atau lainnya.

Perlu diingat, Anda harus pastikan pekerjaan tersebut tidak sampai mengganggu waktu belajar dan kuliah.

Selain itu, Anda pastikan apakah pihak pemberi beasiswa memperbolehkan untuk bekerja paruh waktu.

"Beberapa program ada yang melarang penerima beasiswa bekerja selama kuliah," kata Budi.

Resesi Global, Indonesia Mulai Terkena Dampak? Berikut Penjelasan Bank Dunia

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Kuliah di luar negeri, ini cara atur keuangan

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved