Audisi Beasiswa Bulutangkis
KPAI vs Menpora Silang Pendapat Soal Eksploitasi Anak di Audisi Djarum, Regenerasi Atlet Terancam?
KPAI meminta proses eksploitasi anak secara terselubung yang ada di dalam program beasiswa olahraga ini dihentikan.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan tanggapan mengenai keputusan PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis yang biasanya diadakan setiap tahun.
PB Djarum memutuskan audisi umum tahun ini menjadi yang terakhir kalinya diselenggarakan.
Tak akan ada audisi umum beasiswa bulu tangkis PB Djarum pada 2020.
Keputusan ini diambil PB Djarum karena tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa PB Djarum memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.
Komisioner KPAI Sitti Hikmawaty mengatakan, KPAI tak melarang proses audisi yang diselenggarakan Djarum Foundation melalui PB Djarum.
• PB Djarum Hentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Tahun Depan
• Susy Susanti Sebut Penghentian Audis PB Djarum Perlambat Munculnya Bibit Baru
• Ini Daftar & Profil 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2019: Bos Djarum No 1, Kekayaannya Rp 508 T
“Perlu ditegaskan rekrutmen ini dalam bentuk audisi tidak kami larang,” kata Sitti saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2019) siang.
Ia menjelaskan, yang diprotes oleh KPAI adalah proses yang dianggap mengeksploitasi anak secara terselubung. “Yang dilarang adalah bentuk eksploitasi terselubungnya,” ujar Sitti.
KPAI meminta proses eksploitasi anak secara terselubung yang ada di dalam program beasiswa olahraga ini dihentikan.
• 50 Perwakilan Negara Asia Pasific Kunjungi Call Center PLN 123
Menanggapi keputusan PB Djarum, jagad maya terutama Twitter pun ramai.
Warganet memberikan beragam respons. “Terima kasih @KPAI_official dan @lenteraanak_ semoga kalian bersama Pemerintah (@KEMEPORA_RI) bisa menghasilkan bibit-bibit unggul bulutangkis Indonesia ke depannya dan semoga ini bukan awal dari kehancuran bulutangkis di Indonesia. Terima kasih untuk @PBDjarum atas dedikasinya,” demikian tulis salah satu akun.
Sebelumnya, Direktur Djarum Foundation Yoppy Rosimin menyatakan, Audisi Umum PB Djarum sudah tidak akan lagi diadakan pada tahun 2020.
• Gelombang Penolakan Pelemahan KPK Lewat Revisi UU KPK Bermunculan, UGM dan Unair Mempelopori
Alasan penghentian karena KPAI menilai Djarum Foundation memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan Djarum.
“ Tahun ini merupakan tahun perpisahan dari kami. Tahun depan event audisi ditiadakan,” kata Yoppy saat melakukan konferensi pers di Purwokerto, Sabtu (7/9/2019).
Hal ini sudah diputuskan, namun belum diketahui apakah akan berlaku untuk seterusnya atau hanya sementara.
• Patrick Silva Mota Masih Latihan Bersama PSIS
Pihak Djarum menyatakan telah mengajukan jalan tengah untuk masalah ini kepada KPAI, yakni dengan meniadakan nama Djarum pada jersey dan nama event bulu tangkis. Namun, usulan itu tidak diterima oleh KPAI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/audbb-2017_20170905_230138.jpg)