Sabtu, 16 Mei 2026

Piala Thomas

Tim Indonesia Jajal Arena Piala Thomas-Uber 2026 di Forum Horsens Denmark

Total lapangan di arena pertandingan sendiri hanya tersedia tiga lapangan dengan kapasitas penonton sekitar 4.000 orang.

Tayang:
Penulis: Abdul Majid | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews/Abdul Majid
ADAPTASI LAPANGAN - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat menjalani latihan jelang tampil di Piala Thomas & Uber 2026, Forum Horsens, Denmark, Rabu (22/4/2026). dok: PBSI 

Ringkasan Berita:
  • Tim bulutangkis Indonesia menjalani latihan resmi jelang Piala Thomas & Uber 2026 di Horsens, Denmark, dengan waktu terbatas untuk adaptasi lapangan.
  • Fokus pada penyesuaian shuttlecock yang cepat serta kondisi arena pertandingan.
  • Arena kecil dinilai menguntungkan karena dukungan suporter lebih terasa dan membakar semangat.
  • Rachel, Febi (debut), dan Ginting optimistis serta cepat beradaptasi.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim bulutangkis Indonesia mulai menjalani sesi latihan resmi jelang Piala Thomas & Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, Rabu (22/4/2026).

Meski mendapat waktu latihan yang terbatas, para pemain tetap memaksimalkan kesempatan untuk beradaptasi dengan kondisi arena pertandingan.

Pada sesi latihan perdana tersebut, tim Indonesia mendapat jatah latihan selama 60 menit di lapangan tiga dan 30 menit di lapangan dua.

Total lapangan di arena pertandingan sendiri hanya tersedia tiga lapangan dengan kapasitas penonton sekitar 4.000 orang.

Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose, mengatakan fokus utama latihan adalah menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan karakter shuttlecock.

"Hari ini coba lapangannya hanya sebentar, kami dapat 20 menit dan lebih memperhatikan kondisi lapangan seperti apa. Bolanya agak kencang, ini yang harus disesuaikan," ucap Rachel.

Sementara pasangannya, Febi Setianingrum, menilai kondisi lapangan secara keseluruhan cukup nyaman untuk bermain.

"Dari lapangan normal saja, tidak silau dan angin juga tidak terlalu ada," sambung Febi.

Menurut Rachel, ukuran arena yang tidak terlalu besar justru bisa menjadi keuntungan tersendiri karena atmosfer dukungan suporter akan terasa lebih dekat. 

"Arenanya kecil tapi ini bisa membuat dukungan dari suporter bisa lebih terdengar. Bisa lebih membakar semangat," ungkap Rachel.

Pada Piala Uber 2026 kali ini, Rachel kembali dipercaya masuk tim Indonesia untuk kedua kalinya, sementara Febi akan menjalani debutnya di ajang beregu putri paling bergengsi tersebut.

"Walau Febi pertama kali akan main di Piala Uber tapi dia bukan pertama kali ikut di ajang beregu. Jadi pasti sudah tahu rasanya dan kami pastinya ingin lebih baik dari sebelumnya-sebelumnya," ujar Rachel.

"Senang dan excited bisa gabung di tim Uber. Pasti ada tegang karena ini debut saya tapi kekompakan tim membuat saya lebih yakin," terang Febi.

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam beradaptasi dengan arena pertandingan. 

Pengalaman tampil di Piala Sudirman serta Piala Thomas & Uber 2021 di Eropa menjadi modal penting baginya.

"Sejauh ini sih ok saja semua, tadi juga latihan dapat ritmenya meskipun hanya sedikit waktu," ujar Ginting.

"Karena waktu 2021 juga Sudirman dan Thomas Uber, arenanya tidak begitu besar. Tidak seperti kalau turnamen-turnamen di Asia jadi ya ok saja semua," pungkasnya. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved