Tewas Digigit Anjing

Petugas BKHI Takut Beri Makan Sparta, Tapi Anjing Belgian Malinois itu Sedih Pisah dengan Bima Aryo

Petugas BKHI Takut Beri Makan Sparta, Tapi Anjing Belgian Malinois itu Sedih Pisah dengan Bima Aryo

Petugas BKHI Takut Beri Makan Sparta, Tapi Anjing Belgian Malinois itu Sedih Pisah dengan Bima Aryo
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Irma Budiyani saat ditemui di Mapolsek Cipayung, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (5/9/2019). 

Anjing jenis Belgian Malinois bernama Sparta yang menerkam seorang Asisten Rumah Tangga (ART) hingga tewas, sudah diobservasi petugas Suku Dina Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur, Selasa (3/9/2019) lalu.

Namun, setelah dua hari ditempatkan di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI), Ragunan, Jakarta Selatan, petugas setempat tak berani memberi makan Sparta lantaran takut.

"Petugas takut kalau ngasih makan. Karena masih ganas," ujar Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Irma Budiyani saat ditemui di Mapolsek Cipayung, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (5/9/2019).

Oleh sebab itu, Bima Aryo sendiri yang mendatangi BKHI untuk merawat Sparta sembari menjenguk anjing jantan berusia 5 tahun tersebut.

"Sudah dua hari Mas Bima ke BKHI untuk ngasih makan Sparta," ucapnya.

Jajaki Karier di Dunia Film, Maizura Bangga Bisa Terlibat di Film Besutan Riri Reza-Mira Lesmana

Budiono Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Satu-satunya dari Partai Perindo

Ada 58 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Ayah dan Anak, Polisi Sebut Kemungkinan Tersangka Bertambah

Sparta Bersedih Pisah dengan Bima Aryo

Irma menjelaskan ketika diangkut dari kediaman Bima, Sparta bersedih.

Irma melihat matanya memerah saat dipeluk Bima sebelum diserahkan kepada petugas Sudin KPKP Jakarta Timur.

"Sedih ditinggal sama mas Bima, dia (Sparta) kan punya perasaan, cuman dia enggak bisa ngomong saja. Merah matanya, kayak anjing yang lemas, enggak ada semangat," kata Irma.

Dari ketiga anjing Bima yang dievakuasi Sudin KPKP Jakarta Timur, Sparta disebut paling bersedih karena harus berpisah dengan presenter berkepala pelontos itu.

UPDATE Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi Periksa Perusahaan Tambang Tanah

Magicpin:, Platform Offline dari India ini Kembangkan Bisnisnya di Indonesia

Diduga Berasal dari Limbah, Penyebab Pasti Belasan Santri Sesak Napas Masih Tanda Tanya

Irma menuturkan Sparta bersedih karena sejak kecil memang dipelihara dan dididik Bima yang saat Yayan diterkam tak berada di rumah.

"Yang Anubis (anjing Bima lainnya) kan dia masih belum dekat dengan mas Bima, yang dekat banget itu Sparta.

Kalau Anubis kan belum lama mas Bima punya itu. Karena dari kecil dirawat, dari umur dua bulan," ujarnya.

Perjuangan Ibu Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus: Ambil Kuliah Hingga Anak Jadi Lulusan Termuda UNY

Soundtrack Game Bioshock Infinite Iringi Kepergian Mahasiswa S2 ITB di Tali Gantungan Kamar Kos

Selama menjalani observasi di Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI), Irma menyebut Sparta baru bersemangat ketika dibesuk Bima.

"Pas mas Bima datang langsung senang, langsung loncat-loncat, langsung gonggong-gonggong," tuturnya. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved