Kamis, 16 April 2026

Kesehatan

7 Cara Alami Mengatasi Gejala Menopause, Anda Bakal Terlihat Lebih Sehat dan Bugar

Makanan tertentu memicu gejala menopause Anda, cobalah untuk mengurangi konsumsi atau menghindarinya sepenuhnya.

Healthline
Ilustrasi perempuan yang sudah mengalami menopause berolahraga 

 Masa Menopause bakal mulai Anda jalani  pada akhir usia 40-an atau awal 50-an untuk sebagian besar wanita.

Masa menopause bisa Anda alami selama bertahun-tahun.

Selama masa tersebut, setidaknya dua per tiga wanita mengalami gejala menopause.

Misalnya, hot flash, keringat malam, perubahan suasana hati, lekas marah, dan kelelahan.

Selain itu, wanita menopause berisiko lebih tinggi terhadap beberapa penyakit termasuk osteoporosis, obesitas, penyakit jantung dan diabetes.

Banyak wanita beralih mengonsumsi suplemen alami dan obat untuk mengatasinya.

Setelah Menopause, Wanita Rentan Terkena Serangan Jantung

Berikut ada 7 cara alami untuk mengurangi gejala menopause:

1. Makan makanan kaya kalsium dan vitamin D

Perubahan hormon selama menopause dapat menyebabkan tulang melemah, meningkatkan risiko osteoporosis.

Kalsium dan vitamin D terkait dengan kesehatan tulang baik, jadi penting untuk mendapatkan cukup nutrisi ini dalam makanan Anda.

Asupan vitamin D yang cukup pada wanita pascamenopause juga dikaitkan dengan risiko patah tulang pinggul yang lebih rendah karena tulang lemah.

Banyak makanan kaya kalsium, termasuk produk susu seperti yogurt, susu, dan keju.

Sayuran berdaun hijau seperti kangkung, sawi hijau, dan bayam juga mengandung banyak kalsium.

Kalsium juga berlimpah di tahu, kacang, sarden dan makanan lainnya.

Selain itu, makanan yang diperkaya kalsium seperti  sereal, jus buah atau susu alternatif tertentu.

Sinar matahari adalah sumber utama vitamin D Anda, karena kulit Anda memproduksinya saat terkena sinar matahari.

Namun, seiring bertambahnya usia, kulit Anda menjadi kurang efisien dalam membuatnya.

Jika Anda tidak terlalu sering berjemur atau menutupi kulit, Anda dapat  mengonsumsi suplemen atau menambah sumber makanan vitamin D.

Sumber makanan yang kaya vitamin D termasuk ikan berminyak, telur, minyak ikan cod dan makanan yang diperkaya vitamin D.

Terlalu Banyak PR Bikin Kesehatan Tubuh dan Kejiwaan Anak-anak Buruk, Orang Tua Juga Ikut Stres

2. Menjaga berat badan sehat

Saat masa menopause, berat badan Anda bertambah.

Pertambahan berat badan itu bisa disebabkan karena kombinasi perubahan hormon, penuaan, gaya hidup dan genetika.

Kelebihan lemak tubuh, terutama di sekitar pinggang, meningkatkan risiko penyakit seperti jantung dan diabetes.

Selain itu, berat badan  dapat memengaruhi gejala menopause Anda.

Penelitian terhadap 17.473 wanita pascamenopause menunjukkan, mereka kehilangan setidaknya 4,5 kg berat badan atau 10 persen dari berat badan selama setahun dapat menghilangkan gejala hot flash dan keringat malam.

Ilustrasi pola makanan mediterania yang terdiri atas sayuran, buah, dan ikan.
Ilustrasi pola makanan mediterania yang terdiri atas sayuran, buah, dan ikan. (everyday health)

3. Makan banyak buah dan sayuran

Pola makan kaya buah dan sayuran dapat membantu mencegah sejumlah gejala menopause.

Buah-buahan dan sayuran rendah kalori dapat membantu Anda merasa kenyang, sehingga membantu menurunkan berat badan dan menjaga berat badan.

Selain itu, dapat membantu mencegah sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung.

Risiko penyakit jantung cenderung meningkat setelah menopause.

Hal itu bisa disebabkan karena faktor-faktor seperti usia, penambahan berat badan atau kemungkinan berkurangnya kadar estrogen.

Sudah pasti  buah-buahan dan sayuran membantu mencegah keropos tulang.

Penelitian observasional terhadap 3.236 wanita berusia 50-59 tahun menemukan bahwa diet tinggi buah dan sayuran dapat menyebabkan lebih sedikit kerusakan tulang.

Cara Program Ulang Selera Makan Anak Anda Agar Suka Sayuran dan Makanan Sehat

4. Hindari makanan pemicu

Makanan tertentu dapat memicu hot flash, keringat malam dan perubahan suasana hati.

Pemicu gejala menopause antara lain  kafein, alkohol, dan makanan bergula atau pedas.

Ada baiknya membuat buku harian tentang gejala menopause Anda.

 Jika Anda merasa bahwa makanan tertentu memicu gejala menopause Anda, cobalah untuk mengurangi konsumsi atau menghindarinya sepenuhnya.

Ilustrasi perempuan menopause olahraga yoga
Ilustrasi perempuan menopause olahraga yoga (CNN.com)

5. Olahraga teratur

Saat ini tidak ada cukup bukti untuk mengonfirmasi apakah olahraga efektif untuk mengobati hot flash dan keringat malam.

Namun, ada bukti yang mendukung manfaat lain dari olahraga teratur.

Misalnya, peningkatan energi dan metabolisme, persendian dan tulang lebih sehat, penurunan stres dan tidur lebih baik.

Sebagai contoh, studi menunjukkan, olahraga tiga jam per minggu selama satu tahun meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup wanita menopause.

Olahraga teratur juga dikaitkan dengan kesehatan dan perlindungan lebih baik terhadap penyakit dan kondisi termasuk kanker.

Selain itu, penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, obesitas dan osteoporosis.

Cara Mengatasi Kram Kaki Selama Kehamilan, Jangan Lupa Ibu Hamil Harus Olahraga

6. Makan lebih banyak makanan tinggi fitoestrogen

Fitoestrogen adalah senyawa tanaman alami yang dapat meniru efek estrogen dalam tubuh.

Makanan mengandung fitostrogen dapat membantu menyeimbangkan hormon.

Asupan fitoestrogen tinggi di negara Asia seperti Jepang dianggap sebagai alasan wanita menopause di Jepang jarang mengalami hot flash.

Makanan kaya fitoestrogen termasuk kedelai dan produk kedelai, tahu, tempe, biji rami, biji wijen, dan kacang-kacangan.

Namun, kandungan fitoestrogen dalam makanan bervariasi tergantung pada metode pengolahan.

Penelitian membuktikan, konsumsi tinggi kedelai dikaitkan penurunan kadar kolesterol, tekanan darah dan berkurangnya hot flashes dan keringat malam  wanita yang mulai memasuki menopause.

Penjelasan Ilmuwan Tentang Kunyah Kacang Setiap Hari Atasi Masalah Kesuburan Pria

7. Minum Air Yang Cukup

Selama menopause, wanita sering mengalami kekeringan disebabkan karena penurunan kadar estrogen.

Minum 8-12 gelas air sehari dapat membantu mengatasi gejala-gejala menopause.

 Minum air putih juga bisa mengurangi kembung yang bisa terjadi dengan perubahan hormon.

Selain itu, air dapat membantu mencegah penambahan berat badan dan membantu penurunan berat badan, membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan metabolisme. (Healthline.com)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved