6 Hal Dibalik Kisah Haru Ibu Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus, Lulusan Termuda UNY

Sang buah hati mendapatkan vonis berupa anak berkebutuhan khusus, Maria Clara Yubilea Sidharta atau biasa disapa Lala, jadi lulusan termuda di UNY.

3. Pendidikan inklusi di UNY

“Kami kemudian berpikir. Ada baiknya memang dia kuliah. Saran dari hasil tes IQ, mengambil jurusan bahasa. Akhirnya diambillah bahasa yang belum ia kuasai, yaitu Pendidikan Bahasa Jerman,” ungkap Patricia sembari menyebutkan bahwa jurusan tersebut memang hanya tersedia di UNY.

Selama perkuliahan, dosen dan teman-teman Lala sangat memberi dukungan dalam belajar.

Bahkan, Lala kerap dijadikan rebutan apabila terdapat tugas kelompok.

“Jadi lingkungan di UNY inklusif. Ada dua alasan sebenarnya. Pertama karena Lala masih imut, anak usia 15 tahun, dan kedua karena Lala cepat belajarnya. Setahun belajar Jerman, dia sudah fasih,” kenang Patricia.

Untuk mendukung kegiatan belajar putrinya, Patricia sejak awal perkuliahan selalu mengantar jemput Lala.

Maklum saja ujarnya, saat awal masuk kuliah Lala masih usia 15 tahun dan membutuhkan kasih sayang orangtua.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved