Minggu, 19 April 2026

Pajak

Profesor Jimly Asshiddiqie: Prospek Konsultan dan Pengacara Perpajakan di Indonesia Cerah

Prof Dr Jimly Asshiddiqie, SH mengatakan, prospek jasa konsultan dan pengacara perpajakan di Indonesia akan sangat cerah dalam lima tahun ke depan.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH mengukuhkan anggota Perkumpulan Konsultan dan Pengacara Pajak Indonesia (PKPPI) di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019). 

Tom Cruise 2020 Menargetkan Kursi Presiden Amerika Serikat untuk Menekuk Donald Trump

Karenanya, kata Jimly, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab negara untuk meningkatkan pajak melalui dirjen pajak, kementerian keuangan dan pihak terkait lainnya.

"Semuanya harus berupaya keras mengumpulkan pajak agar target terpenuhi. Kalau tidak, proses pembangunan tidak jalan," katanya.

Di tengah proses penghimpunan pajak itu, kata Jimly, tentunya akan muncul banyak masalah.

"Misalnya kebocoran-kebocoran dan ketidakadilan. Tentunya ini butuh penegakan hukum. Maka, fungsi pengacara pajak, akan menjadi makin serius," katanya.

Ia berharap, ke depan, Indonesia tidak hanya mengandalkan pajak saja, tetapi ada sumber pendapatan lain seperti pariwisata dan lainnya.

Isu Sandiaga Uno Diusir dan Ditampar Prabowo Subianto, Simak Pengakuan Lengkap Suami Nur Asia Uno

"Kalau mengandalkan pajak terus, nanti rakyat diperas terus. Tidak bisa seperti itu. Jadi tidak bisa peras rakyatnya sendiri terus," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua PKPPI, Huakanala Hubudi, atau yang biasa dipanggil Rahul mengatakan, hari pengukuhan anggota PKPPI ini sangat bersejarah.

"Hari ini adalah hari yang berbahagia serta bersejarah bagi PKPPI karena diadakan inaugurasi yang para pesertanya tidak hanya dari Jakarta, tapi juga dari 25 kota lebih yang ada di seluruh nusantara tercinta ini," katanya.

Para peserta yang menyebar di seluruh nusantara tersebut katanya merupakan aset dan bonus demografi yang dimiliki PKPPI sebagai rumah bersama para praktisi atau pengacara pajak.

Ribuan Orang Kumandangkan Salawat Badar Sambut 1 Muharram di Bundaran HI

"Mari kita semua membangun rumah bersama ini sebagai suatu keluarga yang saling membahu, mendorong satu sama lain untuk berjuang bersama agar menjadi keluarga bahagia dan sejahtera," kata dia.

Rahul menyatakan, ke depan, anggota PKPPI akan menghadapi banyak tantangan khususnya di era revolusi 4.0.

Dimana di era itu semua bidang sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara termasuk bidang hukum mengalami transformasi digital yang sangat pesat.

""Karena semua menjadi terbuka dan transparan," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved