Breaking News:

Transportasi

2.000 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Di Jabodetabek Tahun Depan

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan menargetkan sebanyak 41.000 bus listrik beroperasi dalam lima tahun, pada 2024

Warta Kota/Anggi Liana Putri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan ujicoba bus listrik Transjakarta di halaman Balai Kota DKI, 29 April 2019. 

Bus listrik MAB untuk kebutuhan komersial akan diproduksi antara September sampai Oktober 2019.

Namun, jumlahnya belum terlalu banyak karena menyesuaikan pesanan.

PT MAB menargetkan 30 unit bus listrik yang diproduksi sampai November nanti.

Technical Director PT MAB Bambang Tri Soepandji memastikan, penggunaan bus listrik untuk transportasi umum akan lebih murah dibandingkan bus konvensional.

Menurut Bambang, bus listriknya hanya membutuhkan tarif operasional sebesar 0,8 kWh per satu kilometer.

"Dari hitugan tarif per kilometer, bus konvensional itu kurang lebih Rp 2.650. Untuk MAB ini hanya 0,8 kWh per kilometer, jadi bila tarif PLN itu Rp 1.460 per kWh, artinya kurang lebih tarif bus listrik sekitar Rp 1.200 per kilometernya," ujar Bambang, Rabu lalu.

Anies Jajal Bus Listrik Transjakarta Ramah Lingkungan Karya Anak Bangsa Karoseri New Armada Magelang

Foto-foto Bus Listrik Transjakarta yang Bakal Menghiasai Jalanan Ibu Kota Jakarta Mei 2019

Uji Coba Bus Listrik

Bus listrik produksi MAB sejak Mei lalu menjalani uji coba di bawah pengelolaan PT Transjakarta. 

Sampai akhir Juli lalu, tiga bus listrik buatan MAB mengangkut penumpang di lokasi khusus, yakni di tempat-tempat wisata seperti Monumen Nasional, Taman Mini Indonesia Indah, Taman Margasatwa Ragunan, dan Ancol Taman Impian.

Selama masa uji coba di tempat-tempat wisata itu, bus listrik Transjakarta sudah mengangkut 13.797 penumpang.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved