Kriminalitas
Pembobol Minimarket Di Depok Bongkar Brankas Pakai Las Listrik
Dalam rangkaian aksinya, pelaku sendiri. Dari mulai datang ke lokasi, membawa mobil, hingga memanjat pagar minimarket, dan membobol brankas.
Penulis: Vini Rizki Amelia |
Usai sudah perjalanan IW (38), tersangka pembobol minimarket dan toko kelontong ini harus memertanggung jawabkan aksinya di hadapan penegak hukum.
Polresta Depok menangkapnya di kediamannya kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).
IW yang tertunduk mengaku nekat membobol sejumlah toko dan minimarket lantaran terlilit hutang.
Aksinya membobol di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Raya Gandul dan Meruyung, Kota Depok, selalu diawali dengan cara membongkar brankas di dalam toko pada malam hari menggunakan las listrik
"Alatnya memang punya saya sendiri, pernah buka jasa untuk bikin pagar. Saya tidak ngincar, jadi random saja," Ucap IW di Mapolresta Depok.
• VIDEO : Perampok Bawa Pedang dan Parang Gasak Alfamart di Bekasi, Amatan Minimarket sebelum Beraksi
IW mengatakan, aksi kriminalnya membobol brankats minimarket lantaran terlilit utang.
Dia meminjam uang dari seseorang sebesar Rp 67 juta yang digunakan sebagai modal usaha potong ayam.
Sayangnya, usaha IW tak kunjung menguntungkan sehingga bingung mengembalikan pinjaman tersebut.
"Saya bobol minimarket buat bayar utang karena bingung harus apa lagi. Sampai sekarang, juga pinjaman belum lunas," ujarnya, di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (26/8/2019).
Kapolresta Depok Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya kerap mendapat laporan terkait pembobolan minimarket dan di toko kelontong.
"Setelah kami petakan, ada dua lokasi yang modusnya sama, tanda-tandanya sama, ada bekas las di bagian atapnya," kata Azis.
Dalam proses penyelidikan itu, polisi menemukan titik terang perkiraan pelaku, dan kemudian dilakukan pengejaran.
• VIDEO: Minimarket di Matraman Dibobol Maling, Rokok Hingga Susu Bayi Menghilang
"Hasil pemeriksaan, pelaku telah beraksi dua kali, khususnya di minimarket. Kerugian masing-masing kurang lebih Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per toko," tutur Azis.
Masuk Lewat Atap
Pelaku melancarkan aksinya dengan cara mengelas bagian atap gedung untuk kemudian masuk ke dalam menuju bagian gudang mencari lokasi brankas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapolres-depok-aziz.jpg)