Cara Membedakan Smartphone Black Market dengan Ponsel Legal

Pemerintah akan melakukan pemblokiran terhadap ponsel black market atau yang masuk secara tidak resmi ke Indonesia.

Cara Membedakan Smartphone Black Market dengan Ponsel Legal
KOMPAS.com/Bill Clinten
Ilustrasi nomor IMEI dan nomor sertifikat Postel di label ponsel 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Perdagangan akan melakukan pemblokiran terhadap ponsel black market atau yang masuk secara tidak resmi ke Indonesia.

Meski demikian implementasinya baru akan berjalan enam bulan setelah penandatanganan kebijakan pemblokiran.

Era Teknologi Digital, Kuasai Lima Peran untuk Jadi Chief Information Officer

Fakta Dibalik Kisah Wanita Pembunuh Pria yang Kesepian

Ingin Tahu soal Pasar Modal? Sambangi Acara Capital Market Summit and Expo 2019

Ponsel black market hingga saat ini masih beredar di pasaran secara bebas.

Sekilas tampilan dari ponsel ilegal tersebut nyaris tak ada bedanya dengan ponsel legal.

Bahkan, ketika dipakai performa kedua jenis ponsel itu kurang lebih sama.

Untuk menghindari membeli ponsel illegal, berikut cara membedakan smartphone black market dengan ponsel legal.

Mulai dari
1. Cek IMEI
Halaman
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved