Rabu, 22 April 2026

Kesehatan

Kram Perut Saat Menstruasi Bikin Bete? Coba 9 Cara Tradisional Mengatasi Kram Perut

Kompres panas dapat meningkatkan sirkulasi darah di perut Anda sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Healthline
Ilustrasi kram perut saat menstruasi 

Kram perut memengaruhi banyak orang sebelum dan selama masa menstruasi.

Sementara beberapa orang hanya mengalami kram ringan, tapi perempuan lain tidak cukup beruntung.

Dalam beberapa kasus, rasa sakit akibat kram menstruasi bisa sangat parah dan memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda selama menstruasi.

Jika nyeri datang bulan menekan Anda setiap bulan, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil untuk mengontrol kram perut.

Berikut adalah 9 cara tradisional mengatasi kram perut saat menstruasi dan meringankan ketidaknyamanan Anda.

1. Gunakan kompres panas

Menggunakan bantalan dipanaskan atau kompres panas membungkus perut Anda dapat membantu mengendurkan otot-otot rahim Anda.

Otot-otot rahim berkonstraksi menyebabkan kram menstruasi. Kompres panas dapat meningkatkan sirkulasi darah di perut Anda sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Menurut studi tahun 2004, memakai kompres panas untuk kram sebenarnya lebih efektif daripada menggunakan penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti asetaminofen.

Selain efektif mengurangi rasa sakit dan kram, penelitian ini juga menunjukkan bahwa peserta yang menggunakan pembungkus panas memiliki lebih sedikit kelelahan dan perubahan suasana hati.

Bantalan pemanas listrik dan botol air panas tidak nyaman digunakan sebagai tambalan. Tapi itu pilihan yang baik jika Anda menghabiskan waktu di rumah dan tidak perlu banyak bergerak.

Anda Mengalami Kram Perut saat Menstruasi? Cobalah Berolahraga!

2. Pijat perut menggunakan minyak esensial

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa minyak esensial dapat membantu meringankan kram saat dipijat di perut. 

Minyak paling efektif dalam mengurangi kram menstruasi karena kemampuannya meningkatkan sirkulasi antara lain lavender, sage, mawar, kayu manis, dan cengkeh.

Sebelum menggunakan minyak esensial, Anda dapat mencampurnya menggunakan minyak kelapa atau jojoba.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved