Gawai

Begini Nasib Ponsel Black Market yang Dibeli Setelah 17 Agustus 2019, Cek Sebelum Beli

Pemerintah akan mengampuni pembeli smartphone black market yang dibeli sebelum tanggal 17 Agustus 2019.

Begini Nasib Ponsel Black Market yang Dibeli Setelah 17 Agustus 2019, Cek Sebelum Beli
Kompas.com/Oik Yusuf
Deretan smartphone kelas menengah Samsung 

Pemilik smartphone ilegal alias blackmarket dapat bernafas lega.

Pasalnya smartphone atau ponsel black market (BM) masih dapat digunakan meskipun kebijakan IMEI diterapkan pemerintah pada 17 Agustus mendatang.

Konsumen yang sudah terlanjur beli ponsel impor sebelum 17 Agustus 2019 akan dikenakan pemutihan.

Sedangkan sebaliknya, gadget-gadget impor yang dibeli setelah tanggal tersebut akan menjadi rongsokan.

Dari 48 Unit HP Smartphone Hasil Rampokan, Sebanyak 26 Ponsel Dijual ke Penadah Seharga Rp 20 Juta

Hal itu dijelaskan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di akun Instagramnya @kemenperin_ri pada 9 Juli lalu.

“Selamat sore, Sob ! Siapa nih yang dari kemarin cemas dengan regulasi kontrol IMEI? Tak usah panik atau khawatir ya sob, karena kebijakan ini akan diberlakukan secara bertahap dan pastinya bertujuan untuk melindungi konsumen dan industri,” tulis Kemenperin.

Sudah Cek IMEI Ponsel tapi Tidak Terdaftar di Kemenperin, Akankah Ikut Terblokir? Ini Penjelasannya

Dalam grafis yang dibagikan dijelaskan jika kebijakan tersebut akan berlaku pada 17 Agustus 2019.

Tujuannya ialah meningkatkan kesadaran masyarakat akan produk dalam negeri.

Selain itu juga kebijakan tersebut bertujuan agar dapat melindungi industri ponsel dalam negeri.

IMEI juga akan berfungsi melindungi konsumen pemilik smartphone.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved