Putri Gus Dur Siap Bina Enzo Agar Keyakinannya Terhadap Pancasila Semakin Kokoh
Jadi yang pertama harus dilakukan, kata Yenny Wahid, melakukan assessment untuk melihat sejauh mana kedalaman keterlibatannya.
Penulis: Sri Handriyatmo Malau |
ZANNUBA Ariffah Chafsoh yang akrab disapa Yenny Wahid, berharap Enzo Zenz Allie yang sedang menjalani pendidikan di Akademi Militer (Akmil), tidak terbukti terlibat kegiatan radikal.
Namun jika memang terkonfirmasi pernah bersinggungan dengan organisasi radikal, putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu meminta Enzo sebaiknya dirangkul.
Karena, kata Yenny Wahid, kadang anak-anak muda ikut gerakan tertentu hanya karena sedang melakukan eksplorasi identitas.
• Daftar Lengkap 40 Calon Pimpinan KPK yang Lolos Psikotes, Basaria Panjaitan Tersingkir
"Lebih baik mereka dirangkul dan dikenalkan dengan berbagai perspektif, sehingga bisa lebih bijak dalam memilih afiliasi ideologi," ujar Yenny Wahid kepada Tribunnews.com, Kamis (8/8/2019).
Jadi yang pertama harus dilakukan, kata Yenny Wahid, melakukan assessment untuk melihat sejauh mana kedalaman keterlibatannya.
"Kalau memang pernah melakukan tindakan kriminal, ya harus ditindak," tegas Yenny Wahid.
• 50 Pelari Sukses Estafet dari Rengasdengklok ke Tugu Proklamasi yang Digelar Holisticare Ester C
Tapi, lanjut dia, kalau hanya bersimpati, maka kemungkinan masih bisa dibina.
Untuk itu, Yenny Wahid menyatakan kesiapannya untuk membina Enzo.
"Kami siap membina Enzo untuk memperkokoh keyakinannya akan ideologi Pancasila, kalau memang dibutuhkan," ucap Yenny Wahid.
• Salah Satu Calon Pimpinan KPK Punya Harta Lebih dari Rp 1 Triliun, Ternyata Ini yang Terjadi
Apalagi, Enzo berlatar belakang blasteran Prancis.
Yenny Wahid sendiri sering berurusan dengan Prancis, karena saat ini menjabat anggota steering commite Forum Perdamaian Prancis (Paris Peace Forum).
Forum ini diinisiasi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.
• Mbah Moen, Jokowi, dan Puisi Doa yang Ditukar
"Jadi saya bisa menjelaskan banyak hal sesuai dengan latar belakangnya," jelas Yenny Wahid.
Sebelumnya, Taruna Akademi Militer (Akmil) TNI Enzo Zenz Allie menjadi terkenal, setelah diwawancarai oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam bahasa Prancis.
Kini nama Enzo kembali diperbincangkan, karena fotonya yang sedang memegang bendera bertuliskan Tauhid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/seleksi-calon-taruna-akmil-3.jpg)