Kamis, 16 April 2026

Ganjil Genap

Ini Ruas Jalan di Jakarta yang Terkena Perluasan Ganjil Genap, Mulai Berlaku 9 September 2019

PEMPROV DKI Jakarta memperluas wilayah ganjil genap bagi kendaraan bermotor. Total ada empat koridor yang mengalami perubahan.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Henry Lopulalan
Papan pemberitahuan ganjil genap yang terpasang di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018). 

Menurut Bambang, kebijakan lain seperti ERP (Electronic Road Pricing) yang juga untuk membatasi penggunaan kendaraan bermotor guna mengurai kemacetan, ternyata butuh proses tidak sebentar.

“Padahal, persoalan kemacetan dan polusi udara merupakan masalah yang harus ditangani saat ini."

"Apa nih yang bisa kita lakukan segera dan apa yang bisa kita lakukan saat ini? Dan menurut saya ganjil genap adalah solusinya,” tegas Bambang.

Jokowi Pernah Dua Kali Diajak ke Kamar Mbah Moen, Ini yang Mereka Lakukan

Bambang menilai selama ini masyarakat sudah nyaman dengan penggunaan kendaraan pribadi.

Tanpa disadari, katanya, kenyamanan yang didapatkan ternyata turut berkontribusi pada kemacetan dan polusi udara.

“Tanpa kita sadari, kenyamanan yang selama ini kita dapat justru membuat kita sendiri dan juga orang lain menjadi susah karena terjebak kemacetan dan polusi udara yang ditimbulkan,” urai Bambang.

Mengaku Malu Jerebu Karhutla Indonesia Sampai ke Negara Tetangga, Jokowi Ancam Lakukan Ini

Menurut Bambang, salah satu upaya untuk mengurai kemacetan adalah dengan membatasi penggunaan kendaraan pribadi, dan mulai beralih menggunakan angkutan umum massal.

Bambang juga kembali menyampaikan, penerapan aturan ganjil genap ditujukan supaya masyarakat beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan umum massal.

“Jadi kebijakan ganjil genap yang kita implementasikan tidak kita tujukan supaya masyarakat menggunakan jalur alternatif,” ucap Bambang.

Kisah Pilu JJ Rizal Kehilangan 43 Ekor Ikan Koi Gara-gara Blackout Massal, Sebut PLN Kurang Ajar

Selama ini, lanjutnya, baik pemerintah pusat maupun daerah, terus berusaha meningkatkan kualitas layanan angkutan umum massal.

Bambang mencontohkan layanan Transjakarta yang pelayanannya terus meningkat.

“Bahkan saat ini Pemprov DKI memiliki layanan Jak Lingko,” ujar Bambang.

Dua Doa Mbah Moen Terkabul

Ia menambahkan, sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat, BPTJ juga menghadirkan layanan Transjabodetabek, JR (Jabodetabek Ressidence) dan JA (Jabodetabek Airport) Connexion.

Layanan ini diharapkan mampu membuat masyarakat, khususnya para pelaju dari luar Jakart,a mau beralih menggunakan transportasi umum massal.

Layanan-layanan ini dihadirkan untuk lebih mendekatkan layanan kepada masyarakat dalam mengakses angkutan umum massal dari tempat tinggal mereka. (*)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved