Aksi Damai

Tiga Orang yang Diduga Provokator Diamankan Polisi Saat Aksi Damai Gojek Digelar di Pasaraya Blok M

Aksi damai mitra Gojek digelar di kawasan Pasaraya Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). Sejumlah provokator diamankan polisi.

Tiga Orang yang Diduga Provokator Diamankan Polisi Saat Aksi Damai Gojek Digelar di Pasaraya Blok M
istimewa
Aksi damai mitra Gojek terjadi di kawasan Pasaraya Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). 

Aksi damai mitra Gojek diduga disusupi provokator.

Kepolisian mengamankan sejumlah orang yang diduga pemicu suasana menjadi tidak kondusif dalam aksi yang berlangsung di kawasan Pasaraya, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Kericuhan sempat terjadi berupa aksi pelemparan dan berujung pemukulan ketika massa Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) yang berjumlah ratusan orang hendak meninggalkan lokasi.

Founder and CEO Global GOJEK Nadiem Makarim (kiri) bersama sejumlah driver saat peluncuran logo baru Gojek di Jakarta, Senin (22/7/2019). Perusahaan penyedia aplikasi Gojek meluncurkan logo baru untuk menandai hari jadinya ke-9 tahun, Gojek memperkenalkan logo baru yang dianggap lebih representatif untuk menggambarkan evolusi bisnis perusahaan yang telah menjadi platform on demand yang memiliki total 22 layanan.
Founder and CEO Global GOJEK Nadiem Makarim (kiri) bersama sejumlah driver saat peluncuran logo baru Gojek di Jakarta, Senin (22/7/2019). Perusahaan penyedia aplikasi Gojek meluncurkan logo baru untuk menandai hari jadinya ke-9 tahun, Gojek memperkenalkan logo baru yang dianggap lebih representatif untuk menggambarkan evolusi bisnis perusahaan yang telah menjadi platform on demand yang memiliki total 22 layanan. (Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha)

Namun posisi massa mitra Gojek roda empat itu sulit karena akses keluar tertutup massa mitra roda dua yang mengatasnamakan diri Gerhana yang datang belakangan.

Massa Gerhana mencoba merangsek ke depan.

Saat itu provokator mengambil kesempatan sehingga sempat ada kericuhan.

Jajal Motor Listrik, Gojek Gelar Uji Coba Honda PCX EV untuk Layani GoRide

Pengusaha Sekaligus Investor Boy Thohir Bergabung Sebagai Komisaris Gojek, Ini Alasannya

"Ada provokator yang kami amankan," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar.

Pengamanan provokator, kata Indra Jafar, dilakukan karena massa sempat terpancing emosi.

Setidaknya ada tiga orang yang diduga provokator telah diamankan polisi dan salah satunya menggunakan atribut aplikator transportasi serupa asal Malaysia.

Wartawan motret logo baru Gojek saat peluncuran di Jakarta, Senin (22/7/2019). Perusahaan penyedia aplikasi Gojek meluncurkan logo baru untuk menandai hari jadinya ke-9 tahun, Gojek memperkenalkan logo baru yang dianggap lebih representatif untuk menggambarkan evolusi bisnis perusahaan yang telah menjadi platform on demand yang memiliki total 22 layanan.
Wartawan motret logo baru Gojek saat peluncuran di Jakarta, Senin (22/7/2019). Perusahaan penyedia aplikasi Gojek meluncurkan logo baru untuk menandai hari jadinya ke-9 tahun, Gojek memperkenalkan logo baru yang dianggap lebih representatif untuk menggambarkan evolusi bisnis perusahaan yang telah menjadi platform on demand yang memiliki total 22 layanan. (Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha)

Pria yang mengenakan atribut aplikator transportasi serupa Gojek itu sempat diamuk massa peserta aksi sebelum akhirnya berhasil diamankan polisi.

"Seperti biasa, kami berikan waktu mereka menyampaikan aksi sampai jam 18.00 WIB," kata Indra Jafar.

Polisi mengerahkan sekitar 400 personel untuk mengamankan jalannya aksi.

Viral! Hanya Demi Rich Brian, Gojek Rela Antar Makanan Hingga New York!

Tiga Tahun Berkiprah, Gojek Berubah Menjadi Super App

Sampai Senin pukul 12.30 WIB, jumlah peserta aksi mulai berkurang dan suasana kondusif karena Oraski yang sudah melakukan mediasi dengan manajemen Gojek membubarkan diri.

"Kami sudah bertemu pihak Gojek, terjadi diskusi membangun. Aspirasi kami didengarkan dan mereka akan mengundang koordinasi lanjutan tanpa pengerahan massa," ujar Fahmi, ketua DPP Oraski.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved