Investasi
Treasury Luncurkan Koin Nusantara, Koin Emas 24 Karat Berdesain Unik, Begini Cara Memilikinya
Koin Nusantara adalah simpanan Emas 24 karat dengan desain mewah menawan layaknya perhiasan serta kaya akan nilai budaya.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Edisi perdana Koin Nusantara terinspirasi dari Dinar dan ragam budaya di nusantara yaitu Songket Pandai Sikek yang mewah dan Tenun Subahnale yang indah.
TREASURY platform daring untuk beli, simpan, dan jual Emas batangan dan perhiasan, meluncurkan Koin Nusantara di Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Koin Nusantara adalah simpanan Emas 24 karat dengan desain mewah menawan layaknya perhiasan serta kaya akan nilai budaya.
Public Relations Manager Treasury Anang Samsudin mengatakan, peluncuran Koin Nusantara merupakan bentuk dukungan Treasury bagi masyarakat Indonesia untuk terus mempunyai simpanan emas.
• Greycortex, Teknologi Keamanan Jaringan untuk Antisipasi Pencurian Data, Ini Kecanggihannya
• Harga Terjangkau, Investasi di TM Seasons City Pasti Menguntungkan
Apalagi, menurut data World Gold Council tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat kedelapan dengan permintaan Emas terbesar di dunia pada 2018 lalu dengan total 64,1 metrik ton.
“Harga emas juga semakin naik. Kalau kita membandingkan harga emas hari ini dan tahun lalu, ada kenaikan 13 persen. Jadi emas menjadi instrumen investasi yang menjanjikan keuntungan dalam jangka pajang,” kata Anang di Conclave Wiajaya, Kebayoran Baru, jumat (2/8/2019).
Inspirasi Dinar dan budaya nusantara
Edisi perdana Koin Nusantara terinspirasi dari Dinar dan ragam budaya di nusantara yaitu Songket Pandai Sikek yang mewah dan Tenun Subahnale yang indah.
“Koin Nusantara terinspirasi dari Dinar. Kenapa Dinar? Karena Dinar itu berarti emas. Dinar itu koin emas yang pernah menjadi mata uang paling poluler di dunia selama ratusan bahkan ribuan tahun," jelasnya.
"Ini menjadi bukti kedigdayaan emas sebagai alat tukar atau simpanan yang berlaku di semua negara,” imbuh Anang.
Selain Dinar, desain Koin Nusantara juga terinspirasi dari kekayaan budaya nusantara.
Untuk edisi perdana ini, Koin Nusantara tersedia dalam dua tipe yaitu Koin Nusantara Edisi 1 Dinar Padang dengan berat 4,4 gram dan Koin nusantara Edisi 0,5 Dinar Lombok dengan berat 2,2 gram.
“Koin ini memiliki kandungan Emas Murni 99,99% yang dibalut dengan desain yang begitu indah sehingga cocok untuk dijadikan koleksi dan simpanan jangka panjang yang bernilai lebih,” imbuhnya.
Keindahan Masjid Raya Padang
Koin Nusantara Edisi 1 Dinar Padang terinspirasi dari indahnya bangunan Masjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang yang atapnya berbentuk gonjong, seperti rumah adat Minang atau Rumah Gadang.
Desain ini berpadu dengan motif kain Songket Pandai Sikek yang mewah karena terbuat dari benang emas.
“Motif Pandai Sikek merupakan cerminan dari falsafah kehidupan yang dianut masyarakat adat Minang yang biasanya dilambangkan dengan hewan, tumbuhan ataupun benda lainnya yang memiliki makna tersendiri dari setiap desainnya,” jelas Anang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peluncuran-koin-emas-treasury.jpg)